oleh

Ini kronologis lengkap awal mula terjadi pembunuhan kepada mayat di desa payuputat

monopolisumselnews| Prabumulih – Ini Kronologis awal pembunuhan korban, pada hari jum’at (07/06/2019) sekitar pukul 19.30 wib, korban di jemput oleh tersangka Rosmadi dan Panja dengan menggunakan sepeda motor atas perintah tersangka Topan.

Sealanjutnya korban di bawa ke jalan tani (jalan garen) kelurahan Anak Petai, yang di tempat tersebut sudah menunggu tersangka Topan, Meyeng, Ongki dan Poniman alias po (DPO),

Saat itu tersngka Topan menuduh korban telah mencuri motor N-max miliknya. Namun, korban tidak mengaku mengambil motor yang di tuduhkan, seterusnya Topan membacok leher korban dengan sebilah parang dari arah depan dalam posisi tangan dan badan korban di pegangi oleh tersangka Rosmadi dan tersangka Poiman (DPO).Setelah itu korban di seret kesemak belukar dan di bunuh.

# Baca Juga :  Polisi mulai menemui titik terang terkait penemuat mayat tanpa identitas di desa payuputat

Setelah korban meninggal. Korban di masukkan ke dalam karung, lalu di bawa dengan menggunakan sepeda motor oleh tersangka Rosmadi dan Mayeng segera di buang di kebun karet milik Zulkar di daerah Payuputat kecamatan Prabumulih Barat.

Saat itu juga, tersangka Panja dan Ongki mengambil atau membawa sepeda motor milik korban dan menyimpannya di semak belukar Simpang Empat, keluran Pati Galung. Sedangkan dompet milik korban di buang oleh tersangka Meyeng di kuburan depat DKT kelurahan Pati Galung.

# Baca Juga :  Telah terkuak, Pembunuh mayat di desa payu putat dan motifnya

Peranan Tersangka :

1. TOPAN BIN SAPRI
– Menuduh korban mencuri sepeda motor.
– Menyuruh Panja dan Romsadi menjemput Korban.
– Membacok leher korban dengan Parang.
– Menyuruh Romsadi dan Poniman menyeret korban ke dalam semak-semak.
– menyuruh dan berkata kepada Rusmadi dan Poniman, kalau 30 menit tidak mengaku korban di habisi.
– Mengambil karung untuk membungkus dan membuang mayat korban kesungai lematang namun karung tersebut ķekecilan, selanjutnya menyuruh Panja dan Ongki serta Meyeng mencari karung lagi yang lebih besar.

2. ROMSADI Bin CIK MADEN;
– Menjemput Korban.
– memegangi kedua tangan korban saat Topan membacok Korban.
– Bersama Poniman menyeret korban kedalam semak belukar.
– Bersama Poniman serta Topan menghabisi korban
– mencari karung untuk membungkus mayat korban.
– memasukkan mayat korban ke dalam karung dan mengangkatnya ke atas sepeda motor serta membuangnya ke kebun karet milik zulkar bersama dengan Meyeng.

3. PONIMAN ALS POO (DPO)
– Bersama Topan dan Meyeng serta Ongki menunggu Romsadi dan Panja datang.
– Dari menjemput Korban
– Menyeret Korban kedalam semak belukar setelah di suruh oleh Topan
– Bersama Topan Dan Romsadi membunuh korban di dalam semak belukar.
– Menyuruh Panja, Ongki, Mayeng dan Romansa untuk memasukkan mayat korban kedalam karung dan mengangkatnya ke atas sepeda motor serta hendak membuang mayat ke sungai lematang, namun tetapi oleh mereka di buang ke kebun karet.

4. PANJA Bin LIAMAT
– Bersama Romsadi menjemput Korban
– membantu memasukkan mayat dalam karung serta mengangkat mayat korban keatas motor bersama Ongki.
– Menyembunyikan Sepeda Motor Milik Korban ke dalam semak di simpang 4 patigalung.

5. ONGKI GUSTIAN RANDA Bin ADNAN
– Bersama Poniman, Topan, Meyeng, dan Ongki menunggu Romsadi dan Panja menjemput Korban.
– Membantu memasukkan mayat korban ke dalam karung dan mengangkat mayat korban ke atas sepeda motor untuk di buang.
– Bersama Panja membawa dan menyembunyikan sepeda motor milik korban

6. MAYEN Bin RAHMAT
– Bersama Poniman, Topan dan Ongki menunggu Romsadi dan Panja menjemput Korban.
– membantu memasukkan mayat korban ke dalam karung dan mengangkat mayat ke dalam atas sepeda motor
– Membuang mayat korban ke kebun karet

Komentar

BACA JUGA