oleh

Ancam warga dengan senjata rakitan, preman kampung ini harus berurusan dengan polisi

-HEADLINE, KRIMINAL-2.697 views

monopolisumselnews| Prabumulih – Toni Fernandes (35) warga Jalan Jendral sudirman, simpang pinang kelurahan Patih galung, kecamatan Prabumulih barat kota prabumulih terpaksa berurusan dengan polisi karena mengancam pemilik ruko yang tidak jauh dari rumahnya, di lokasi AMP milik PT. Krisjaya perkasa dengan senjata api rakitan.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, SIH, MH melalui kapolsek Prabumulih Barat AKP Mursal Mahdi, SE.,M.M  mengatakan, tersangka yang dikenal sebagai preman itu ditangkap saat berada di rumahnya di simpang pinang rt 04 rw 04, Pati Galung, tanpa adanya perlawanan.

# Baca Juga :  Polres Muara Enim Amankan 16 Tersangka Kepemilikan Senpi Ilegal, Afner: Masyarakat Serahkan Senpi Tidak Akan di Tindak
# Baca Juga :  Sujud Syukur !, Prabumulih 0 Kasus Covid-19 dan Songsong Zona Hijau

“Penangkapan berawal dari laporan korban di polsek prabumulih barat yang sempat di ancam oleh pelaku menggunakan senjata api rakitan” ungkapnya, Sabtu (15/06/2019)

Saat di lakukan pengeledahan di dalam rumah pelaku Lanjut Mursal, petugas berhasil mengamankan satu buah senjata api rakitan beserta satu buah amunisi yang disimpan dibawah jok sepeda motor milikknya.

# Baca Juga :  Mampir Bayar Hutang, Kades Gunung Megang di Rampok, Rp 350 Juta Dana Desa Raib
# Baca Juga :  Curi alat-alat di toko bangunan, Residivis ini di tembak di betis kiri

“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di polsek Prabumulih Barat guna menjalani penyelidikan lebih lanjut dari mana pelaku mendapatkan senjata rakitan tersebut. Dan untuk pelaku sediri kita ancam dengan Pasal berlapis 335 ayat 1 KUHP serta pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12/1951”, jelas Mursal.

Komentar

BACA JUGA