oleh

Biadab !!! Oknum guru agama di kabupaten Muara Enim tega cabuli 7 siswinya

monopolisumselnews| Muara Enim -Oknum guru agama di salah satu sekolah dasar di kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, terpaksa berurusan dengan polisi lantaran diduga melakukan pelecehan seksual terhadap tujuh muridnya.

Kasus ini terbongkar setelah salah satu orang tua korban yang curiga anaknya tidak mau masuk sekolah karena takut kepada guru yang berinisial HL.

“Anak saya tidak mau masuk sekolah katanya karena takut kepada guru yang berinisial HL, setelah kami tanya dan kami periksa, barulah anak saya menceritakan bahwa dirinya telah mengalami pelecehan seksual oleh pelaku HL,” ungkap Rum (40) salah satu orang tua korban kepada awak media, kamis (27/06/2019).

# Baca Juga :  Plt. Bupati Tetapkan Status Siaga Bencana dan Siapkan 8 Posko Siaga Hadapi Karhutla

Tidak cuma itu sambung Rum, yang menjadi korban tidak hanya putrinya tapi masi terdapat enam orang anak lagi yang menjadi korban pelecehan tersebut, sehinga kami bersama sama para orang tua murid yang menjadi korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak sekolah dan pemerinta desa Guci untuk segera membawa kasus ini ke pihak kepolisian supaya di proses secara hukum.

Di waktu yang sama, Dwikawa Prihatin SPd selaku kepala sekolah SD tempat terjadinya pelecehan tersebut saat di mintai keterangan dirinya mengaku tidak mengetahui pasti kronologis lengkapnya dan dirinya juga baru mendapat laporan dari guru dan wali kelas.

# Baca Juga :  Sikat Barang Elektronik Dalam Cafe, Kawanan "Maling" Diringkus

“Saya langsung memangil yang bersangkutan untuk mengetahui kebenarannya, ketuju siswa yang menjadi korban semuanya masi duduk di bangku kelas dua dan
Saat ini oknum guru tersebut sudah kami bawa kepihak kepolisian untuk menghindari amukan dari wali murid”, terangnya.

Di tempat lain, Kapolsek Gunung Megang AKP Ferryanto saat di konfirmasi Mebenarkan adanya dugaan tindak pidana pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru agama yang berinisial HL

“Aksi bejat yang dilakukan pelaku pada saat istirahat jam pelajaran, kemudian korban di ajak menonton film dan lagu yang penuh adegan tidak senonoh. Di selah-selah menonton, pelaku kemudian memegang megang tubuh korban dan hal tersebut terjadi sudah berulang ulang kali. Kini kasus tersebut sudah dilimpahkan ke unit PPA Polres Muara Enim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut”, bebernya.

Laporan : Beben
Editor : Riok

Komentar

BACA JUGA