oleh

Bantuan bagi rakyat miskin tidak merata, Warga : Kalau Memang Bantuan Dari Pemerinta Itu Ada, Larinya kemana???

monopolisumselnews| Muara Enim – Sultan (55) warga desa Perjito, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, menjadi gambaran, ketidak merataan bantuan bagi rakyat miskin dari pemerintah kabupaten maupun pemeritah desa setempat.

Padahal dalam kehidupan kesehariannya jauh dari kata layak. Apalagi, rumah yang ditempatnya pun kondisinya sangat memprihatinkan. Sebab, hanya beralas kardus dan karung bekas untuk menjadi tempat tingal di bawa kolong jembatan, dengan kondisi gelap tanpa penerangan sama sekali ketika di malam hari.

Meski program yang mengatasnamakan penuntasan kemiskinan, marak digembar-gemborkan. Baik oleh Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim begitu gencar. Namun, Sultan tak pernah sekalipun mendapatkan bantuan apapun.

Simak langsung video pada saat media ini mengunjungi kediaman Sultan.

Saat team media monopoli sumsel news mendatangi lokasi tempat tingalnya, selasa (02/07/2019), pria yang sehari-harinya mencari rongsokan demi bertahan hidup ini mengatakan, dirinya tak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerinta Kabupaten Muara Enim maupun Pemerinta desa Perjito, baik itu raskin, PKH atau program program lainya.

# Baca Juga :  Roling di Tubuh Polres Prabumulih, ini Nama dan Amanat Kapolres Prabumulih Untuk Kasat Lantas yang Baru di Lantik
# Baca Juga :  Ikut meriahkan HUT KAI ke-74, Pegwai Stasiun KA Prabumulih adakan berbagai lomba

“Ia harapan saya kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten agar dapat melihat langsung keluh kesah masyarakat yang ada di pedesaan, kalu memang bantuan dari pemerintah itu ada, larinya kemana?, kenapa saya tidak pernah mendapatkan batuan tersebut”, Ungkapnya.

Untuk diketahui, Demi mencari sesuap nasi, Sultan mencari rongsokan dengan penghasilan yang tak menentu, kadang pendapatan Rp 5000 sampai Rp 10.000 dalam perharinya,
Itupun tak cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari.”Kadang kalu ada masyarakat yang ada hajatan saya dikasih makan oleh yang punya hajat”, cerita nya.

Laporan : Beben
Editor     : Riok

Komentar

BACA JUGA