oleh

Pelaku jambret di taman Ria Komperta Prabumulih, di bekuk sedang main warnet

monopolisumselnews| Prabumulih – Aksi dua penjabretan yang sempat membuat heboh para pengunjung Taman Ria, Kamis sore (4/7/2019) sekira pukul 15.00 WIB yang terletak di Jalan Jendral Sudirman Komplek PT Pertamina Prabumulih, akhirnya tertangkap.

Di ketahui Kedua pelaku yaitu Andi Saputra (18 ) warga Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, bersama satu rekannya yang bernama Fernando (17) warga jalan M Yamin Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih, keduanya ringkus Kamis (4/7/2019) sekira pukul 22.55 WIB.

# Baca Juga :  Bobol Ruang SD, Pemuda ini Gondol Laptop Dalam Laci

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H melalaui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Mursal Mahdi, S.E, M.M saat dikonfirmasi mengatakan, penangkapan kedua pelaku berawal dari laporan Bunga Junistri (14 ), warga desa Negeri Agung dusun II Kec. Rambang Kab. Muara Enim, ke Polsek Prabumulih Barat bahwa dirinya dan temannya menjadi korban penjabretan di Taman Ria, Komperta Prabumulih.

“Pada saat korban dan temannya hendak pulang dari mengunjungi Taman Ria menggunakan sepeda motor, tiba-tiba motor korban di pepet oleh motor pelaku, salah satu pelaku mengambil satu unit HP Oppo A3S yang berada di tangan korban kemudian pelaku melarikan diri,” ungkapnya.

# Baca Juga :  Miris !!, Zona Merah Jadi Pagar Pembatas Masyarakat Prabumulih Untuk Mengais Rezeki, Ini Salah Siapa ?..

Setelah mendapatkan laporan tersebut lanjut Mursal, anggota langsung melakukan olah TKP dan langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku.

“Setelah mendapatkan ciri-ciri pelaku dan sepeda motor yang di gunakannya, petugas pun langsung meringkus kedua pelaku tersebut di tempat yang berbeda, pelaku Andi Saputra (18 ) di ringkus saat sedang duduk-duduk di daerah Alai Batu. Sedangkan rekannya Fernando (17 ) di ringkus saat sedang asik bermain di warnet dekat kantor lurah Muntang Tapus. Dan keduanya mengakui penjabretan tersebut,” bebernya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku di jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan (curat), dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Komentar

BACA JUGA