oleh

Baru 5 hari jadian, pelaku tega perkosa korbannya di dalam Ruko kosong

monopolisumselnews| Prabumulih – Pelaku pemerkosa mahasiswi di salah satu Univertitas di Kota Prabumulih yang berinisial FT (18), hanya bisa tertunduk lesu pada saat dihadirkan polisi di hadapan media saat konfrensi pers, pada Rabu siang (10/07/2019) di halaman Mapolsek Prabumulih Timur.

Menurut informasinya, pelaku di ketahui bernama Sendi Saputra (22) warga Desa Sugihan, Talang 84, Suban Jeriji Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim. Karena nafsu bejatnya ia tega memperkosa gadis yang baru 5 hari menjadi pacarnya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH yang didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH mengatakan, pemerkosaan tersebut berawal dari pelaku menelpon Korban untuk datang menenemuinya dengan alasan silaturahmi lebaran Idul Fitri.

# Baca Juga :  Mengenal wajah baru di Kursi Dewan Kota Prabumulih, Hj Nurlisna siap menyuarakan Suara Rakyat

Tanpa ada rasa curiga, korban pun menemui pelaku ke tempat yang sudah mereka janjikan, yaitu di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Gunung Ibul, tepatnya di ruko depan Pecel Lele Bonex, korbanpun diajak masuk ke dalam ruko. Dengan rayuannya, pelakupun mengajak korban untuk melakukan hubungan intim, tetapi korban menolak.

Lalu korbanpun berusaha keluar ruko, tapi pelaku justru menarik tangannya dan langsung membaringkannya tubuh korban kelantai. Korban pun berontak dan melawan, tetapi pelaku tetap memaksa dan menduduki tubuh korban serta menginjak tangan korban dengan dengkul. Karena nafsu birahinya sudah memuncak, pelaku pun melucuti pakaian yang di kenakan korban.

# Baca Juga :  Tingkatkan Kesehatan Masyarakat Terutama Anak-anak, Kelurahan GIB dan Masyarakat Bangun Posyandu Secara Gotong-royong

“Setelah mendapatkan perlakuan seperti itu, Korban pun melapor ke keluarganya. Merasa tidak senang, Keluaga korban pun menghubungi pelaku dan pihak keluarga pelaku. Namun, sayangnya pelaku sudah melarikan diri ke daerah Mampang Jakarta Selatan. Setelah mendapatkan laporan bahwa pelaku melarikan diri, pihak keluarga korban pun melaporkan Hal tersebut ke Polres Prabumulih,” ungkap Kapolres.

Masih ungkap kapolres, hasil dari proses Visum Et Repertum menunjukkan bahwa, korban mengalami sejumlah luka lebam di bagian paha dan pinggang kanan. Dan robek selaput Miss V sampai dasar, serta luka memar di bagian dada sebelah kiri korban.

“Dari proses penyelidikan, memang ada unsur perencanaan pemerkosaan yang dilakukan pelaku. Sedangkan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku di ancam dengan pas (285 KUHP) dengan hukuman Pidana maksimal 12 tahun penjara,” bebernya.

Komentar

BACA JUGA