oleh

Empat pemuja sabu berhasil di ringkus sekaligus dengan selang waktu tak begitu lama

monopolisumselnews| Prabumulih – Perang terhadap peredaran Narkoba di Kota Prabumulih terus dan semakin gencar dilakukan oleh Polres Prabumulih berikut jajarannya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Team Reserse Narkoba Polres Prabumulih di bawah pimpinan AKP Zon Prama, S.H yang kembali berhasil melakukan beberapa ungkap kasus penyalahgunaan narkotika di Kota Prabumulih.

Kali ini Team Sat Narkoba Polres Prabumulih meringkus empat orang seklaligus dengan selang waktu yang tidak begitu lama di beberapa tempat yang berbeda.

Di ketahui empat pelaku tersebut bernama Frangky Winata (28) di ringkus petugas di jalan Pertiwi gang nangka 2 RT 03 RW 01 Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Barat, pada hari 25 Juli 2019, sekira pukul 13.30 WIB.

# Baca Juga :  Diangkut Satpol PP, Pengemis dan Pemulung Di Prabumulih Yang Masih Berkeliaran Akan Dikarantina

Indro Mahmudin (21) di ringkus petugas di Jalan Perwira Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, pada Hari Kamis tanggal 25 Juli 2019, sekira pukul 16.00 WIB.

Sedangkan Jefri (24) dan Febri di ringkus oleh petugas di Jalan Anak Paye Arimbi Kelurahan Prabujaya Kota Prabumulih, Sabtu (27/7/2019) sekira pukul 14.35 WIB.

# Baca Juga :  PSBB Nanti Pemkot Prabumulih Siapkan 14 Cek Poin, Berikut Dafrar Cek Poin Yang Sudah di Siapkan

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H melalui Kasat Narkoba AKP Zon Prama, S.H didampingi Kanit Idik I Ipda Sardinata, S.H membenarkan adanya kejadian penangkapan tersebut, dan kini para tersangka dan barang bukti sudah di amankan dan masih di lakukan penegembangan.

“Peredaran gelap narkoba dan segala bentuk penyalahgunaan narkoba harus terus kita berantas sampai ke akar-akarnya, dan kita tidak bakal ada toleransi. Jadi saya harap kepada masyarakat untuk menjauhi segala bentuk yang berkaitan dengan narkoba,” tegas AKP Zon Prama, S.H kepada awak media, Rabu (31/07/2019).

Selanjutnya, Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ke empat pelaku tersebut di jerat dengan pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 (Lima) tahun dan maksimal 20 (Dua puluh) tahun.

Komentar

BACA JUGA