oleh

Melakukan pencurian dan kekerasan, Pelajar ini sempat seret Korbannya di depan Rumah Dinas Walikota Prabumulih

monopolisumselnews| Prabumulih –Nasip sial yang menimpa Putri ayu (19) warga Jalan Alipatan GG Amir, Kelurahan Mangga besar, Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih, pada saat sedang nongkrong di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di depan Rumah Dinas Walikota Prabumulih, dirinya menjadi korban Pencurian dan kekerasan.

Akibat dari kejadian tersebut, Putri Ayu kehilangan sebuah handpone merk Vivo V 15 warna glamour red dan menderita Luka lecet di beberapa tempat di tubuhnya serta kepala Putri ayu beberapa kali terbentur di aspal.

Kronologisnya, Minggu (18/08/2019) Sekira pukul 20:00 Wib kemarin, kejadian tersebut bermula saat Putri sedang nongkrong didepan rumah dinas walikota Prabumulih tiba tiba datang 2 orang laki laki dengan menggunakan sepeda motor Honda beat warna merah menghampiri Putri dan menanyakan alamat.

# Baca Juga :  Rampas Motor Kreditur Bermasalah, Oknum Dept Collector di Ringkus Polisi, Dua Rekan Pelaku Masih Buron

Karena putri tidak mengetahui alamat yang di tanyakan oleh pelaku, lalu pelaku meminjam handpone Putri dengan alasan hendak menelpon keluarga nya.

Setelah itu, Putri mengambil handphone tersebut dan kemudian pelaku langsung merampas handphone dari tangan Putri lalu pelaku langsung melarikan diri.

Melihat pelaku lari membawa handphone miliknya, Putri pun langsung memeluk pelaku yang mengakibatkan Putri terseret sepeda motor pelaku sehingga Putri mengalami luka lecet pada kaki sebelah kiri, pinggang kanan, dan kepala terbentur ke aspal. atas kejadian tersebut putri mengalami kerugian sebesar Rp 3.000.000 ( tiga juta rupiah ) dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Prabumulih Timur.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk MH SIK SH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alhadi Ajansyah SH saat di konfirmasi oleh media ini, Senin (19/08/2019) membenarkan hal tersebut dan pihaknya sudah mengamankan salah satu pelaku.

“Setelah mendapatkan laporan dari pihak korban, Team Gurita Polres Prabumulih langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP, setelah mendapatkankan Ciri-ciri pelaku, Petugaspun langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan salah satu pelaku yang berinisial FA (13) yang masih berstatus pelajar, yang tercatat sebagai Warga Kelurahan wonosari Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih” ungkapnya.

Setelah berhasil mengamankan pelaku FA tersebut lanjut Kapolsek Prabumulih Timur, kemudian team gurita polres Prabumulih melakukan interogasi terhadap pelaku dan pelaku pun mengakui perbuatan tersebut sebanyak dua kali yaitu TKP yang pertama pada tanggal 13 Agustus 2019 di jalan padat karya mengambil satu unit handphone xiomi dan TKP yang kedua yaitu pada tanggal 18 Agustus 2019 di depan rumah dinas walikota Prabumulih mengambil satu unit handphone Vivo V15.

Selanjutnya pelaku mengakui perbuatan itu dilakukan bersama teman nya yang bernama Aan (DPO) dan dari hasil kejahatan TKP yang pertama tersebut pelaku FA Menggunakan uang dari hasil penjualan handphone Xiomi tersebut untuk membeli narkotika jenis sabu bersama teman nya yang bernama Aan ( DPO).

“Kini pelaku beserta barang bukti berupa 2 buah kartu SIM card milik korban, Baju kaos warna putih serta sepeda motor Yamaha Mio soul GT warna hitam yang digunakan pelaku saat beraksi di bawa ke Polres Prabumulih untuk kepentingan lebih lanjut. Untuk mempertangung jawabkan perbuatannya pelaku di ancam dengan pasal, Tindak Pidana dengan ancaman Kekerasan (368 KUHP) dengan hukuman di atas Lima tahun penjara,” pungkasnya.

Komentar

BACA JUGA