oleh

Team penyidik KPK datangi Kantor Bupati Muara Enim dan menyita 3 Koper alat bukti tambahan

monopolisumselnews| Muara Enim – Setelah di tetapkannya Bupati Muara Enim, Ahmad Yani sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan jalan Oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (3/9/2019) yang lalu. Kini pihak Penyidik KPK kembali Menggeledah Ruang dinas Bupati di gedung Bappeda Muara Enim kamis (5/9/2019) sekitar pukul 15:40 WIB

Informasi yang di himpun oleh media ini, team penyidik KPK kembali mengamankan tiga koper dari ruang dinas Bupati yang diduga berisi berkas berkas untuk penambahan barang bukti.

# Baca Juga :  Besok Hasil Uji Kompetensi PHL Kota Prabumulih Diumumkan, yang Tidak Lulus Terancam Jadi Pengangguran

Namun sayangnya, team penyidik KPK tidak mau menerangkan kepada awak Media, Barang bukti apa yg di sita dari ruangan bupati tersebut, dan langsung pergi meninggalkan gedung Bappeda Muara Enim menuju ke gedung Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim.

Dari hasil pantauan awak media, Team penyidik KPK pergi dengan mengunakan kendaraan Mini bus berwarna hitam, serta di kawal ketat oleh beberapa aparat kepolisian.

# Baca Juga :  102 Kades di Muara Enim Resmi Dilantik, Juarsah : Jalankan Tupoksi Sesuai UUD

Hingga berita ini di terbitkan, belum ada informasi lebih mendetil terkait datangnya Team Penyidik KPK serta barang apa saja yang di bawa untuk menjadi alat bukti tambahan.

Laporan : Beben

Komentar

BACA JUGA