oleh

Pinjam motor untuk temui teman, pelaku di Polisikan

monopolisumselnews| Prabumulih – Anggota Kepolisian Polsek Prabumulih Barat berhasil mengamankan pelaku penggelapan satu unit Sepeda Motor jenis Bebek warna hitam-hijau dengan Nomor Polisi Bg 3516 CW milik Noprianto (29) warga Jalan Muara Tiga, Kelurahan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, (01/11/2019).

Pelaku yang di ketahui bernama Rian Adreansyah (26) yang tercatat sebagai warga Desa Kuripan, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim, di jemput oleh anggota Polsek Prabumulih Barat, yang sudah terlebih dahulu di amankan oleh anggota kepolian Polsek Gunung Megang karena tindakan nya yang diduga mengamuk di pasar Gunung Megang.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Mursal Mahdi SE MM menjelaskan, penggelapan motor tersebut bermula pada saat pelaku meminjam motor korban di kediamannya dengan alasan untuk menemui teman pelaku di daerah Taman Bakah.

“Pelaku dan korban memang saling kenal. Pada saat itu pelaku mendatangi rumah korban di daerah Jalan Nigata, Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, pada kamis lalu (29/10/2019) untuk meminjam motor. Dan hingga kini motor tersebut belum kembali sehingga membuat korban melaporkan hal tersebut ke Polsek Prabumulih Barat,” ungkap Kapolsek.

# Baca Juga :  Terkait Banyak Ditemukan Alat Konrasepsi Bekas, Berikut Ungkapan Ridho Yahya dan Sejarah Singkat Tugu Serangan Balas Kota Prabumulih

Mendapatkan laporan tersebut, lanjut Mursal, anggota langsung melakukan penyidikan dan mendapatkan informasi bahwa pelaku sudah di amankan oleh anggota kepolian Polsek Gunung Megang karena ulahnya yang diduga mengamuk di pasar Gunung Megang.

“Kita mendapatkan informasi bahwa pelaku sudah di amakan di Polsek Gunung Megang karena ulahnya, lalu kami melakukan koordinasi dengan Polsek Gunung Megang untuk menjemput pelaku dan pelaku kita bawa ke Polsek Prabumulih Barat untuk di lakukan penyidikan,” katanya.

# Baca Juga :  Heboh, Pembangunan Drainase di atas permukaan jalan yang di Claim di bangun oleh pihak Kelurahan Majasari ternyata Bangunan Pribadi warga

Selanjutnya, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku bakal di jerat dengan pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman selama 4 tahun penjara.

Komentar

BACA JUGA