oleh

Mampir Bayar Hutang, Kades Gunung Megang di Rampok, Rp 350 Juta Dana Desa Raib

monopolisumselnews| Muara Enim – Kasus perampokan dana desa di Kabupaten Muara Enim, Sumsel kembali terjadi.

Sebelumnya, kasus perampokan dana desa menimpa Pemerintahan Desa Tanjung Serian, Kabupaten Muara Enim, beberapa bulan yang lalu, dan kini hal tersebut terulang kembali menimpa dana Desa Gunung Megang Dalam, Kabupaten Muara Enim, Rabu (27/11/12).

Akibatnya, dana desa sebesar Rp350 yang seharusnya di peruntukkan untuk pembangunan Desa Gunung Megang Dalam, kini raib digondol maling.

Menurut informasi yang di himpun media ini, perampokan tersebut bermula pada saat Indra Jaya selaku Kepala Desa Gunung Megang Dalam bersama Kasi Keuangan yang merangkap Bendahara bernama Fauko Rahmat, baru saja mencairkan uang Dana Desa sebesar Rp350 juta di Bank Sumsel Babel Muara Enim, Rabu ( 27/11/2019 ) sekitar pukul 11:45 WIB.

# Baca Juga :  Pemkab, Kejari dan Polres Muara Enim Tandatangani Nota Kesepakatan Kerjasama Dalam Penanganan Wabah Covid-19 di Kabupaten Muara Enim

Setelah selesai melakukan pencairan, Kedes beserta bendahara yang mengunakan mobil Cayla langsung pulang, dan saat tiba di desanya mereka mampir ke toko bangunan Riskon yang tak jauh dari rumah Indra Jaya yang berjarak sekitar 100 meter.

Setiba di toko bangunan Riskon, mereka langsung memarkirkan mobil yang dikendarainya lalu turun bersama Bendahara menuju ke toko untuk melakukan pembayaran hutang, Tetapi dana desa tersebut tidak dibawa turun, masih di dalam mobil yang terkemas didalam tas.

Tak berselang waktu lama, saat kepala desa bersama bendahara sudah berada di dalam toko, dua kawanan perampok yang menggunakan kendaraan bermotor matic yang tidak menggunakan plat nomor polisi itu langsung melakukan aksinya dengan membobol pintu sebelah kanan dekat stir dengan mengunakan konci T dan berhasil membawa kabur uang tersebut.

# Baca Juga :  Kapolres Muara Enim Cek Langsung Kesigapan Petugas Pospam Operasi Ketupat Musi Tahun 2020

Aksi kawanan perampok tersebut sempat di ketahui oleh Kepala desa. Namun, mereka berhasil melarikan diri, tetapi Kades bersama warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat berupaya melakukan pengejaran terhadap pelaku sampai ke jalan lintas Desa Perjito.

Hanya saja pelaku mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tinggi, sehingga lolos dari kejaran.

Kapolres Muara Enim AKBP afner Juwono melalui Kabag Ops Kompol Irawan Anderta saat dikonfirmasi melalui via telepon membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan, kasus tersebut sudah dilaporkan oleh pihak Kepala Desa ke Polsek Gunung Megang, dan kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan petugas gabungan sat Reskrim Polres Muara Enim.

“Kejadian tersebut adalah kasus curat, saat ini angota kita lagi melakukan penyelidikan guna utuk mengungkap pelakunya”, ungkap Kabag Ops Kompol Irawan Andeta.

Loporan : Beben

Komentar

BACA JUGA