oleh

PHL Prabumulih yang Tidak Lulus Pengumuman Uji Kompetensi masih Berpeluang Besar Tetap Berkerja, Ridho Yahya : yang Tidak Lulus Silahkan Menghadap Saya

monopolisumselnews| Prabumulih – Hasil seleksi Uji Kompetensi Pekerja Harian Lepas (PHL) di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih diketahui telah diumumkan pada Jumat lalu (03/01/2020), dimana dihasilkan 3.012 orang dinyatakan lulus dan 822 lainnya harus mendapatkan kekecewaan.

Hasil kelululusan tersebut sempat menjadi Pro dan Kontra serta menuai banyak protes dari beberapa PHL yang tidak dinyatakan lulus.

Pasalnya, dari sejumlah PHL yang tidak dinyatakan lulus, terdapat banyak para PHL yang sudah belasan tahun mengabdi.

# Baca Juga :  Lagi, Pencinta Sabu di Jebloskan Ke Penjara

“Saya sudah 15 tahun jadi petugas penjaga sekolah di salah satu SD di Kelurahan Karang Raja, dan status saya PHL. Pada pengumuman hasil kemaren saya dinyatakan Tidak Lulus,”

“Soal ujian yang di kasih ke saya kebanyakan saya tidak mengerti dan tidak tau jawabannya. Jadi saya mohon kebijakan kepada bapak Walikota Prabumulih untuk mempertimbangkan nasib saya,” ungkap salah satu PHL kepada wartawan baru-baru ini.

# Baca Juga :  Ridho Yahya : PSBB Jangan Di Jadikan Momok Menakutkan

Menanggapi hal itu, Wali Kota Prabumulih ir H Ridho Yahya MM mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mencarikan solusi prihal tersebut.

“Nanti kita carikan solulusi tentang itu, atau nanti kita upayakan diperpanjang SK dengan peringatan-peringatan tertentu. Ini paling tidak bertujuan untuk menyadarkan mereka agar tidak meremehkan PHL, jangan terlampau percaya diri, jangan macem- macem berpolitik serta kerajinan dan kedisiplinan dalam berkerja,” ungkapnya.

Ia mengatakan, para PHL yang dinyatakan Tidak Lulus dalam Uji Kopetensi masih berpeluang besar untuk masih tetap berkerja dan masih tetap menjadi PHL.

“Ya masih berpeluang besar la, yang penting mereka menemui saya, tadi sudah banyak PHL yang Tidak Lulus menemui saya,” kata dia.

# Baca Juga :  Video aksi walikota Prabumulih tegur sopir truk yang membawa alat berat masuk dari pusat kota

Lebih jauh Ridho menjelaskan, bahwa pihaknya sudah meminta pertimbangan kepada pihak kementrian agar kiranya para PHL yang ada di Kota Prabumulih jangan ada yang di kurangi atau di pangkas.

“Karena di satu sisi kehendak mentri kemaren kita harus pangkas separuh, dan anggaran yang seharusnya untuk gaji PHL yang Tidak Lulus di alihkan untuk menaikkan gaji yang Lulus. Tapi, dengan kondisi seperti ini kan tidak mungkin yang nganggur kan warga kita juga, jadi kita usahakan dulu yang ini,” pungkasnya.

Komentar

BACA JUGA