oleh

Nekat Lakukan Jambret, Kedua Pelajar Ini Harus Meringkuk di Tahanan

monopolisumselnews| Prabumulih – Dua orang pelajar berinisial DS (14) dan WN (15), yang merupakan salah satu warga Desa Danau Rata, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, harus berurusan dengan Pihak Penegak Hukum Kota Prabumulih, Minggu (19/01/2020).

Pasalnya, DS dan DN melakukan penjambretan kepada Silvia Alviani (20) warga Dusun 2, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, saat melintas di Jalan Sindur, Kelurahan Sindur, Kecamatan Cambai, pada Minggu lalu (12/01/2020).

# Baca Juga :  Terkait Larangan Membakar Lahan, Berikut Syarat Pinjam Tracktor ke Dinas Pertanian Kota Prabumulih Untuk Warga Yang Hendak Membuka Lahan Pertanian

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya melalui Kasatreskrim AKP Abdul Rahman SH mengakatan, penangkapan kedua pelaku tersebut setelah anggota Satreskrim Polres Prabumulih mendapatkan laporan adanya aksi penjambretan yang dialami oleh korban pada Minggu lalu.

“Setelah terjadi penjambretan tersebut, korbanpun langsung melaporkan hal itu ke pihak Kepolisian dan langsung di lakukan penyidikan,” kata dia.

# Baca Juga :  Melahirkan Tanpa Ribet Dengan JKN-KIS

Kasatreskrim juga menjelaskan, modus yang di lakulan oleh kedua pelaku tersebut dengan cara memepet kendaraan korban, lalu kedua pelaku merampas tas milik korban, kemudian melarikan diri.

“Pada Minggu kemarin (19/01/2020), anggota kita berhasil mengamankan kedua pelaku di rumahnya masing-masing yang berada di Desa Danau Rata tanpa adanya perlawanan. Serta anggota kita juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone jenis Oppo A33W, satu unit sepeda motor jenis Honda Beat Streen dengan nomor polisi BG 3745 DAI dari tangan kedua pelaku,” ungkapnya.

# Baca Juga :  Dalam Rangka Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan Serta Peduli Terhadap Kelestarian Lingkungan, KNPI Kota Prabumulih Tanam Pohon Durian Di Bantaran Sungai Kelekar

Akibat ulahnya, kedua pelaku saat ini harus mendekam di jeruji besi.

“Walaupun kedua pelaku bertatus masih pelajar dan anak di dibawah umur. Namun kita tetap proses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” pungkas Abdul Rahman.

Komentar

BACA JUGA