oleh

Terlibat Kasus Penodongan, Pria Ini di Buron Hampir 3 Tahun, Satu Timah Panas bersarang di Kaki Kanan

monopolisumselnews| Prabumulih – Menjadi buruan Polisi hampir tiga tahun, Kepri Dwi Pramujia (21) warga Kelurahan Tanjung Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Kota Prabumulih akhirnya berhasil di ringkus Unit Reskrim Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT),

Pasalnya, Kepri terlibat dalam aksi penodongan terhadap seorang Biduan di Jalan Dekat Jembatan Gapok Kelurahan Tanjung Rambang, Kecamatan RKT Kota Prabumulih pada 30 Oktober 2017 lalu.

# Baca Juga :  Sempat Ancam Bunuh Istri Korban, Pelaku Pencurian Motor Ini di Ringkus Polisi, Satu Rekan Pelaku Masih Buron

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIK MH melalui Kapolsek RKT, Iptu Budiono mengatakan bahwa tersangka merupakan DPO kasus penodongan yang di lakukannya bersama 5 orang teman nya pada beberapa tahun yang lalu, sehingga korban mengalami kerugian materil sebesar RP 2.800.000.

“Pelaku dan 5 orang temannya yakni Julet dan Diman yang telah berhasil kita ringkus dan saat ini sudah mendekam di Rutan Prabumulih, serta Agus ( DPO ), Rinanda Alias Ndut ( DPO ) dan Supriyanto ( DPO ) melakukan aksi penodongan di TKP dengan menggunakan Senpi Rakitan dimana dalam aksi tersebut para pelaku berhasil merampas uang sebesar 800 Ribu dan 3 buah handphone dari tangan korban,” ungkap Kapolsek kepada wartawan, Senin (03/02/2020).

# Baca Juga :  Petantang-Petenteng Bawa Beceng, Pemuda Asal PALI Diringkus Polisi

Kapolsek menjelaskan, pelaku Kepri di ringkus Polisi di tempatnya bekerja di PT Ayam Goreng Karawaci Jalan Imam Bonjol No 34 C-D RT 003 RW 004 Panunggangan Barat Kecamatan Cibodas Kota Tanggerang Banten pada Jum’at 31 januari 2020 sekira jam 21.30 WIB.

“Pelaku kita amankan di tempat pelariannya di kota Tanggerang, saat diamankan, pelaku mencoba kabur sehingga terpaksa kita lumpuhkan menggunakan timah panas,” kata dia.

# Baca Juga :  Berikut Tiga Faktor Suksesnya Prabumulih Keluar dari Zona Merah

Atas perbuatannya pelaku bakal dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Dan pelaku saat ini sudah mendekam di Polsek RKT.

“Untuk tiga pelaku lainnya yang masih buron akan terus kita buru,” tegasnya.

Komentar

BACA JUGA