oleh

Dukung Tim Medis Tangani Covid-19, PDIP Prabumulih Salurkan Bantuan APD ke Pemkot Prabumulih

monopolisumselnews| Prabumulih – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC-PDIP) Kota Prabumulih membantu pemerintah kota dalam mendukung tenaga medis untuk menangani wabah Covid-19 dengan memberikan Alat Pelindung Diri (APD). Sebelumnya DPC PDI Perjuangan telah turut serta membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran covid-19 yakni dengan membagikan seribu masker kepada masyarakat.

Bantuan APD diserahkan langsung Bendahara DPC sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan Prabumulih, H Alfa Sujatmiko SH mewakili Ketua DPC PDI P Prabumulih, Ir Dipe Anom didampingi sekretaris, Akbar Sirarait dan wakil ketua DPC Purwaka kepada Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, Selasa (28/4).

“Ini merupakan salah satu bentuk dukungan dan kepedulian PDI Perjuangan terhadap tenaga medis yang merupakan garda terdepan dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 khususnya di Kota Prabumulih,” kata Alfa Sujatmiko seraya mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil sumbangan dari anak ranting , PAC dan DPC maupun anggota fraksi di Kota Prabumulih.

Alfa menuturkan, bantuan berupa APD sebanyak 10 sheet lengkap beserta pelindung wajah seperti helm, masker dan kelengkapan lainnya. Dirinya berharap dengan bantuan APD tersebut semoga dapat membuat tenaga medis bekerja dengan aman dan tenang sehingga dapat memberikan layanan yang optimal.

“Jangan dilihat dari jumlahnya tapi lihatlah ketulusan dari yang memberinya, bantuan ini merupakan sumbangan dari anggota dan pengurus DPC PDI Perjuangan setelah terkumpul baru kita serahkan,” tuturnya.

Lebih lanjut Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini mengajak seluruh warga kota Prabumulih, untuk berperan aktif membantu pemerintah dalam penanggulangan dan penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan cara mengikuti protokol kesehatan covid-19.

“Mari kita jalani apa yang diimbau oleh pemerintah dengan selalu mengenakan masker, menjaga jarak, tidak berkumpul serta tidak keluar rumah kecuali ada urusan yang sangat mendesak, agar mata rantai penyebaran covid 19 dapat diatasi segera,” bebernya.

# Baca Juga :  Bantuan Penanganan Virus Corona Di Prabumulih Terus Mengalir Dari Berbagai Pihak

Ditanya mengenai usulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemkot prabumulih kepada Gubernur Sumsel dan Kementerian Kesehatan, Alfa mengaku mendukung langkah itu. Namun politisi PDI Perjuangan ini mengimbau supaya pemerintah membuat aturannya terlebih dahulu serta gencar mensosialisasikan kepada masyarakat.

“Langkah itu sudah tepat, kami PDI Perjuangan mendukung PSBB di Kota Prabumulih. Tapi Pemkot Prabumulih harus terbuka, sistemnya seperti apa, regulasinya seperti apa dan harus disosialisasikan juga kepada masyarakat,”ujarnya seraya menyampaikan bahwa kadernya siap apa bila pemerintah membutuhkan untuk bantuan tenaga demi memutuskan matai rantai covid 19.

2000 Alat Rapid Tes di Datangkan ke Prabumulih

monopolisumselnews| Prabumulih – Sebanyak 2.000 (dua ribu) alat Rapid Test atau tes cepat yang dipesan oleh pemerintah kota Prabumulih telah tiba, Senin (13/4/2020) pukul 21.00 WIB di rumah dinas walikota. Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM menawarkan kepada warga bila ingin mengetes apakah terpapar virus corona atau tidak silakan hubungi tim 119.

“Siapa pun orangnya kalau dia warga Prabumulih yang mau mengetes virus corona silakan telepon 119. Jam berapa pun dan kapan siap, tim akan datang ke rumah untuk melakukan tes cepat tersebut,” ujar Ridho Yahya, Selasa (14/4/2020).

Ridho menerangkan, untuk menguji rapid tes tersebut, dirinya langsung melakukan tes virus corona menggunakan alat rapid tes. Dan alhamdulilah hasilnya negatif.

“Saya saya pertama uji coba, dan hasilnya alhamdulilah negatif. Tapi nanti saya akan tes berulang-ulang lagi, apakah masih negatif atau tidak. Dan yakinlah kalau kita yakin maka imunitas kita akan kuat. Meski kita negatif tapi memakai masker dan jaga jarak harus kita patuhi semua,” tegasnya dikutip dari video humas Pemkot Prabumulih.

# Baca Juga :  BREAKINGNEWS : Rumah sekaligus gudang ikan asin di belakang Pasar Tradisional Prabumulih terbakar

Sementara Asisten II M Yusuf Arni yang mengawal kedatangan 2000 rapid tes ke kota Prabumulih menerangkan, alat rapid test akan diutamakan untuk pihak rumah sakit dan puskesmas, kemudian baru orang yang berstatus dalam pemantauan.

“Rapid test dilakukan oleh Pemkot Prabumulih ini, dalam upaya penanganan cepat terhadap orang dalam pengawasan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) kasus Covid-19. Termasuk buat warga yang ingin tes jg bisa,” ungkapnya.

Yusuf Arni melanjutkan, pihaknya juga sudah membentuk tim gugus tugas tingkat kecamatan dan bekerja sama dengan berbagai sektor, seperti Kesbangpol, Koramil, Polsek, termasuk Puskesmas.

“Kita sudah melakukan pencegahan sejak awal, RT RW dan Lurah sudah kita rapatkan dan kita imbau juga apabila ada warga yang baru datang dari luar daerah bisa kita datangkan tim kesehatan langsung untuk melakukan pengecekan atau menjalani rapid test ini nanti,” pungkasnya.

Komentar

BACA JUGA