oleh

Keluarkan Biaya Lebih Dari yang di Prediksi, Pemkot Prabumulih Turunkan Isi Dalam Bantuan Paket Sembako

monopolisumselnews| Prabumulih – Bantuan paket sembako dari Pemerintah Kota Prabumulih untuk masyarakat tidak mampu yang terkena dampak dari mewabahnya Virus Covid-19, kedepannya tidak lagi seperti sebelumnya.

Kita ketahui bersama, di kloter 1 bantuan sembako tersebut dalam satu paketnya berisi 20 Kg Beras, 2 Kardus Mie Instan dan satu botol kecap.

Namun, pada keloter ke 2 nantinya, paket sembako yang di berikan Pemerintah Kota Prabumulih untuk masyarakat hanya berisi 10 kg Beras, 1 Kardus Mie Instan dan 1 Botol Kecap.

Hal tersebut di terangkan oleh Walikota Prabumulih Ridho Yahya saat melakukan jumpa pers di ruang Rapat Lantai 1 Pemerintah Kota Prabumulih, Senin (11/05/2020).

# Baca Juga :  Bupati Muara Enim pimpin langsung upacara HUT RI yang ke 74 dan serangkaian acara lainnya

“Dalam bantuan sembako untuk masyarakat di Kloter 2 nantinya ada penurunan sedikit, dan tidak seperti yang di awal kemarin, yaitu dalam 1 paketnya berisi 10 kg Beras, 1 Kardus Mie Instan dan 1 Botol Kecap. Itu rencana yang akan kita gelontorkan di bantuan sembako kloter ke 2 nanti,” ucap Ridho kepada awak media.

Ridho menjelaskan bahwa, penurunan jumlah isi dalam bantuan paket sembako di kloter ke 2 tersebut dikarenakan keuangan Pemerintah Kota Prabumulih yang saat ini tidak memungkinkan.

“Karena prediksi awal kita hanya menyiapkan paket sembako tersebut sebanyak 16000 paket dengan anggaran hanya 6,8 Miliar. Namun kenyataan di lapangan kita harus menyiapkan 37000 paket dengan dana mencapai sekitar 14 Miliar,”

“Mangkanya kita melakukan rapat tadi, terkait pembagian sembako tersebut. Karena biaya tersebut lebih dari yang kita prediksi di awal. Oleh sebab itulah kita turunkan isi dari sembako tersebut di kloter ke 2 ini, jadi kita bisa lebih meghemat anggaran, mengingat keuangan kita juga saat ini cukup terbatas,” terang orang nomor satu di Kota Prabumulih itu.

# Baca Juga :  Ditengah Pandemi Covid 19, Pemerintah Salurkan Berbagai Bantuan Kepada Masyarakat

Lebih lanjut ridho menerangkan bahwa, 37000 paket sembako yang di gelontorkan ke masyarakat tersebut berdasarkan hasil tim perifikasi awal OPD terkait, lalu data tambahan dari OPD tersebut serta tambahan lagi data oleh tim tahap ke Dua OPD terkait.

“Jadi sudah tiga kali proses Perifikasi, di tambah beberapa masyarakat yang tidak mendapatkan sembako dan mereka melapor ke saya dalam sepuluh hari ke belakang ini. Karena itulah jumlahnya bisa mencapai 37000 paket,”

Dan jika 37000 paket sebako dengan isi satu paketnya sama dengan yang di awal kita teruskan, maka biaya keperluan lain akan terganggu. Kerena itulah kita rapatkan tadi dan hasilnya kita menurunkan isi paket tersebut dengan jumlah penerima masih sekitar 37000 kedepanya,” jelas Ridho.

Ia juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa pihak Pemerintah Kota Prabumuih selalu mencari jalan yang terbaik untuk masyarakat Kota Prabumulih dalam mengatasi situasi dan kondisi di tengah mewabahnya Virus Covid-19 serta dampak yang di timbulkannya.

“Mudah-mudahan situasi seperti ini cepat berlalu dan kembali seperti biasa. Serta yang paling penting saya sampaikan kepada masyarakat bahwa Pemerintah Kota Prabumulih selalu berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.

Komentar

BACA JUGA