oleh

DPRD Prabumulih Minta Pemkot Kaji Lebih Dalam Wacana Pelaksanaan New Normal di Prabumulih ?

monopolisumselnews| Prabumulih – Pihak DPRD Kota Prabumulih meminta Pemerintah Kota Prabumulih mengkaji Lebih mendalam rencana pemberlakuan kenormalan baru atau New Normal yang rencananya akan di terapkan juga di Kota Prabumulh.

Hal tersebut tertuang dalam laporan hasil reses anggota DPRD Kota Prabumulih kepada Pemkot Prabumulih pada saat Rapat Paripurna ke XVIII Masa Persidangan ke III DPRD Kota Prabumulih, Senin (08/06/2020).

Menurut hasil keterangan tersebut, di Kota Prabumulih belum memenuhi 11 syarat untuk dapat menerapkan kenormalan baru atau New Normal.

“Kita tadi membahas hasil kerja reses anggota dewan, dan banyak aspirasi masyarakat sudah di sampikan ke pihak Pemkot Prabumulih, serta kita juga tadi meminta pihak Pemkot Prabumulih mengkaji lebih dalam terkait rencana penerapan New Normal di Prabumulih,” ungkap Wakil Ketua I DPRD Kota Prabumulih, H Ahmad Palo SE saat di mintai keterangan setelah rapat paripurna di gedung DPRD Prabumulih.

Ia menilai, masih banyak tempat-tempat umum di Kota Prabumulih yang belum memiliki fasilitas penunjang untuk tetap menjaga Protokol Kesehatan.

“Kita sambut baik rencana Pemerintah Kota Prabumulih untuk memberlakukan New Normal. Namun, masih banyak tempat umum yang belum memiliki fasilitas penunjang Protokol Kesehatan,”

“Contohnya di sekolah-sekolah ?. Apakah sekolah-sekolah sudah memiliki tempat untuk mencuci tangan dengan air bersih dan mengalir, karena protokol kesehatan harus mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan memakai sabun, sedangkan masih banyak sekolah-sekolah yang kesulitan dengan air bersih. Jadi kita minta semua fasilitas penunjang protokol kesehatan seluruhnya di lengkapi, barulah di berlakukan New Normal,” ucapnya.

# Baca Juga :  Awas hati-hati, penipuan di Media Sosial kerap terjadi

Selain itu kata politisi PPP ini, Pemerintah juga harus hati-hati dalam mengambil keputusan terkait diperbolehkanya aktifitas belajar mengajar di sekolah dalam pelaksanaan New Normal, karena anak-anak termasuk orang yang rentan terpapar Covid-19.

“Oleh sebab itu kita minta Pemkot Prabumulih untuk mengkaji ulang di berlakukannya New Normal, agar kedepannya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Prabumulih Adriansyah Fikri menyebutkan, di berlakukannya kenormalan baru atau New Normal di Kota Prabumulih belum dapat di pastikan karena belum dapat intruksi langsung dari Mendagri.

“Jadi keputusan di berlakukannya New Normal belum dapat di pastikan, karena masih banyak informasi yang belum pasti, nanti setelah ini saya akan berkoordinasi dengan walikota dan sekda untuk membahas hal itu,” ucapnya.

Komentar

BACA JUGA