oleh

Ngakunya Bisa Masukkan Korban Menjadi PNS, Bapak Lanjut Usia ini Tipu Korban Hingga Ratusan Juta Rupiah

monopolisumselnews| Prabumulih – Berdalih bisa memasukan jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Sopian (59) warga Jalan Samosir, kelurahan Gunung Ibul barat, kecamatan Prabumulih timur kota Prabumulih di bekuk anggota Team Unit Pidum SatReskrim Polres Prabumulih.

Ia ditangkap dengan dugaan telah melakukan penipuan dengan modus perekrutan PNS yang menyebabkan korban mengalami kerugian mencapai Ratusan Juta Rupiah.

Terungkapnya kasus penipuan ini berawal dari laporan korban bernama Ali Sofyan (50) warga Dusun II Desa Tanjung Bunut, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim ke Polres Prabumulih dengan Nomor Laporan LP / B / 90 / IV / 2020 / SS / Res Pbm Pada Tanggal 21 April 2020 lalu.

# Baca Juga :  Bentuk Sosialisasi Perangi Narkoba, Kelurahan GIB Tes Urin Mendadak Staf Kelurahan Maupun RT dan RW

Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Abdul Rahman menjelaskan, tersangka dibekuk di daerah Cibubur Jakarta Timur belum lama ini, dan langsung di gelandang ke Polres Prabumulih.

“Dari hasil penyelidikan, anggota kita mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di daerah Cibubur Jakarta Timur, kemudian anggota berangkat ke tempat dimana pelaku tinggal, selanjutnya pelaku dilakukan penangkapan dan dibawa ke Polres Prabumulih untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas KasatRes kepada awak media pada saat Pers Rilis, Senin (14/07/2020).

Di katakan Abdul Rahman, mudusnya Pada hari minggu bulan juli 2018 sekira pukul 15.00 wib lalu, pelaku menawarkan kepada korban untuk memasukkan anak korban menjadi PNS, dengan perjanjian korban harus memberikan uang sebesar Rp 261.000.000,- kepada pelaku.

# Baca Juga :  Kembali Hajar Corona Virus, Polres Prabumulih Gelar Kampanye Protkes dan Laksanakan Penyemprotan Disinfektan

“Merasa percaya, korbanpun memenuhi permintaan pelaku untuk memberikan sejumlah uang untuk memasukkan anaknya menjadi PNS. Tapi sayangnya, anak korban sampai dengan sekarang ini tidak juga menjadi PNS serta pelaku sulit untuk ditemui dan dihubungi, hingga membuat korban melaporkan hal tersebut ke Polres Prabumulih,” ucapnya.

Saat ini, pelaku sudah mendekam di jeruji besi Polres Prabumulih, serta pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa buku tabungan Bank BCA atas nama pelaku, HP samsung android e7 dan bukti transfer korban ke rekening pelaku.

“Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan, dan pelaku bakal di ancam dengan pasal (378 KUHP) tentang perkara penipuan,” pungkasnya.

Komentar

BACA JUGA