oleh

Larangan Membakar Lahan Untuk di Jadikan Kebun !, Ini Solusi Dari Walikota Prabumulih Untuk Petani

monopolisumselnews| Prabumulih – Kampanye tentang larangan membuka lahan dengan cara di bakar (Karhutla) saat ini sedang gencar-gencarnya disosialisasikan oleh pihak terkait kepada masyarakat.

Hal ini merupakan upaya pemerintah atau pihak terkait untuk melindungi Ekosistem di negeri ini dari dampak buruk Kabut Asap yang di timbulkan oleh terjadinya kebakaran itu.

Tidak sedikit masyarakat yang terjerat hukum akibat melakukan pembakaran lahan dengan cara di bakar, walaupun lahan tersebut di peruntukkan untuk lahan pertanian warga.

Namun disisi lain, masyarakat yang hendak membuka lahannya untuk di tanami mempercaiyai bahwa lahan yang di bakar terlebih dahulu dapat menyuburkan tanah dan mempermudah pengerjaan pembukaan lahan.

# Baca Juga :  Walaupun Dapat Bantuan PKH, BNPT atau BLT, Warga Prabumulih yang Kurang Mampu Tetap Dapat Bantuan Sembako Dari Pemkot Prabumulih

Seperti sebelumnya yang sempat di kabarkan oleh media ini, bahwa setiap masyarakat yang membakar lahan untuk di jadikan perkebunan bakal di kenakan sanksi pidana hukuman penjara sampai 10 tahun dan denda sampai Rp 5 miliar.

Pemberitaan tersebut di kecam keras oleh para Netizen di Media Sosial Facebook. Bahkan hampir seluruh akun mengaku sangat keberatan dengan adanya larangan itu. karena mereka menilai, pihak terkait hanya bisa menekan para petani tanpa adanya solusi.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Prabumulih Ir Ridho Yahya MM menyarankan setiap masyarakat khususnya masyarakat Kota Prabumulih yang hendak membuka lahan dipersilahkan berkordinasi dengan Pihak Dinas Pertanian Kota Prabumulih.

“Memang ada larangan Karhutla. Namun Alhamdulilah di Kota Prabumulih bukan daerah yang rawan Karhutla. Tapi memang para petani juga di larang membakar lahan,”

“Dan jika ada masyarakat Kota Prabumulih yang hendak membuka lahannya silahkan berkoordinasi dengan Pihak Dinas Pertanian Kota Prabumulih,” ucap Ridho Yahya saat di bincangi media ini saat setelah mengadakan Rapat Koordinasi Antar Unsur Forkompimda, Senin (27/07/2020).

# Baca Juga :  Walikota Prabumulih Surati Presiden RI, Minta Keringan Bagi Pelanggan Gas Kota

Ia mengungkapkan bahwa, Dinas Pertanian Kota Prabumulih mempunyai alat Tractor yang bisa di pakai untuk masyarakat.

“Jadi silahkan kordinasi dengan pihak Dinas Pertanian karena di Dinas pertanian banyak Tractor-tractor di Koperasinya yang mingkin dapat di gunakan oleh masyarakat untuk membuka lahan tanpa di bakar,” jelasnya.

Komentar

BACA JUGA