oleh

Dikira Tidak Ada Penghuni Rumah, Pencuri Apes Ini di Jebloskan ke Penjara

-KRIMINAL-961 views

monopolisumselnews| Prabumulih – Jajaran Polsek Cambai, Polres Prabumulih mengamankan seorang pelaku yang diduga melakukan percobaan pecurian di rumah Eka Kurniawan (30) warga Perumahan Griya Kemuning, Kelurahan Cambai, Kota Prabumulih, Sabtu siang (01/07/2020) sekira jam 11.30 Wib.

Belakangan diketahui, tersangka bernama Lucky Noprianto (34) yang merupakan warga asal Jalan Kapten Abdullah, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara ini di gelandang ke sel tahanan polisi setelah kepergok masuk kerumah korban.

# Baca Juga :  Gelapkan Motor Mertua, Pria Berambut Ala Boybend Korea Dipenjarakan

Menurut informasi dari pihak kepolisian, kronologis peristiwa itu bermula pada saat sewaktu tersangka melintas dan melihat rumah korban dalam keadaan sepi.




Lalu, tersangka menuju ke bagian belakang rumah. Dan untuk memastikan tidak ada orang di dalam rumah, tersangka memangil-mangil dari luar rumah.

Dikarenakan tidak ada jawaban dari dalam rumah, kemudian tersangka berupaya masuk ke dalam rumah dengan cara merusak dinding bagian dapur mengunakan tangan kosong.

# Baca Juga :  Minta Keselamatan Dalam Hadapi Pandemi Covid-19 Kepada Sang Pencipta, Masyarakat Lintas Agama Adakan Doa Bersama

Namun apesnya, perbutan tersangka dipergoki oleh korban yang ternyata berada di dalam rumah dan langsung berupaya menagkap tersangka.

“Pelaku ditangkap pemilik rumah dan warga setempat setelah kepergok hendak masuk kerumah korban. Kejadian tersebut diketahui oleh anggota Polsek Cambai yang bertempat tinggal tidak jauh dari rumah korban,”




Selanjutnya Personil Polsek Cambai Bhabinkamtibmas Desa Pangkul, BRIGADIR Trian Haedianti bersama masyarakat mengamankan terduga pelaku tersebut ke Polsek Cambai, guna dilakukan proses lebih lanjut,” ungkap Kapolsek Cambai Iptu Bratanata SE saat dimintai keterangan oleh awak media.

Dikatakan juga oleh Bratana, kasus percobaan perncurian yang di lakukan oleh tersangka masih dalam penyidikan.

“Jika terbukti bersalah, tersangka bakal kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun penjara,” tegasnya.

Komentar

BACA JUGA