oleh

Team Relawan Hj Nurlisna Santuni Penderita Tumor, Sartono : Semoga Banyak Dermawan yang Ikut Membantu

monopolisumselnews| Prabumulih – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, team relawan Hj Nurlisna mengunjungi kediaman Valentine (15) pengidap penyakit tumor di tutut, yang membuat gadis belia itu tidak bisa beraktifitas seperti biasa.

Tidak hanya itu, team relawan bentukan salah satu anggota DPRD Kota Prabumulih dari praksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga memberikan bantuan sembako dan sedikit bantuan dana untuk membantu biaya pengobatan Valentine.

Kedatangan relawan di sambut langsung oleh orang tua Valentine, yakni Maryati yang beralamat di Jalan Anggrek RT 3 RW 3 Kelurahan Prabumulih Kecamatan Prabumulih Barat, Rabu (05/08/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua team relawan Hj Nurlisna, Sartono mengatakan, meskipun yang diberikan kepada keluarga ibu Maryati tidak seberapa nilainya, minimal ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama dari rewan ibu Hj Nurlisna.

“Memang bantuan ini tidak seberapa, namun diharapkan bantuan ini dapat meringankan sedikit beban bagi keluarga Valentine,” terangnya saat di bincangi media ini.

Lebih jauh sartono menceritakan, bahwa pihaknya memberikan bantuan ini berawal dari informasi pemberitaan salah satu Surat Kabar Umum di Kota Prabumulih pagi tadi.

“Kami doakan, semoga adik kita Valentine ini cepat di berikan kesembuhan. Dan semoga kedepan semakin banyak para dermawan yang ingin membantu adik kita ini,” sambung Sartono.

Sementara itu, ibu Valentine, Maryati mengucapkan banyak terimakasih kepada piahak Team Relawan Hj Nurlisna yang sudah menyambangi dan membatu keluarganya.

“Bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami. Sekali lagi kami dari pihak keluarga mengucapkan banyak terimaksih kepada pihak-pihak yang sudah membantu kami,” ungkapnya.

Maryati menceritakan, gadis belia yang bernama Valentine atau yang akrab di sapa Valen mengidap tumor dilutut kakinya sejak beberapa bulan lalu.

# Baca Juga :  Sikat Barang Elektronik Dalam Cafe, Kawanan "Maling" Diringkus

Sebelum dinyatakan mengidap tumor oleh dokter, Valen awalnya hanya terjatuh dan terbentur ditangga sekolah saat jam pelajaran olahraga Desember 2019 lalu. Kemudian bulan Januari 2020 Valen kembali terjatuh ditempat yang sama yang juga membentur lutut kirinya.

“Itulah dak nyangko padahal awalnya idak pernah sakit, sejak campak itulah baru mulai sakit sakit menyut. Awalnya masih bisa jalan, sudah hampir 4 bulan ini dak bisa jalan lagi,” kata Muryati ibu Valen seperti yang dukutip dari Prabumulihpos.co.id.

Sejumlah upaya pengobatan kata Muryati sudah dijalani. Hanya saja karena faktor ekonomi terkadang membuat pengobatan harus tertunda. Apalagi Maryati sehari-hari hanya IRT yang mengurus Valen. Sementara ayah Valen Manuel hanya sopir angkutan sawit.

“Obat mahal, terakhir beli 3 jutaan. Itupun dari keluarga anak anak, dan ibu masih terhutang untuk obat itu. Ibu sudah bingung nak cakmano lagi, kasian anak ibu,” ujar Maryati yang sempat menahan tangis namun akhirnya tangisnya pecah.

Sementara Valen mengaku ingin segera sembuh, ia sudah sangat rindu ingin segera melanjutkan pendidikan ketingkat SMA. “Pengen sembuh, rindu teman. Sudah pengen sekolah,” katanya sembari menahan sakit.

Komentar

BACA JUGA