oleh

BNN Kota Prabumulih Kembali Lakukan Workshop Pembentukan Penggiat Anti Narkoba di Tengah Masyarakat

monopolisumselnews| Prabumulih – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih kembali melakukan Workshop bimbingan, atau pelatihan bagi Penggiat Anti Narkoba di tengah masyarakat.

Giat yang dilaksankan di Fave Hotel tersebut dihadiri oleh puluhan perwakilan anggota organisasi kemasyarakatan di Kota Prabumulih, yang dibuka langsung oleh Kepala BNN Kota Prabumulih AKBP Ridwan SH, Kamis (24/09/2020).

Dalam kegiatan ini, BNN Kota Prabumulih menghadirkan 4 narasumber, yakni dari dr Murwani Emarrisha Latifah yang menjelaskan tentang ‘Ketergantungan Narkoba’.

Dari Pihak Kepolisian, dihadiri oleh Kasat Narkoba Polres Prabumulih AKP Fadila Erni yang menjelaskan tentang ‘Fakta Permasalahan Narkoba’.

Sedangkan Kasi P2N BNN Kota Prabumulih, Satriao menjelaskan tentang ‘Rencana Tindak Lanjut’.

# Baca Juga :  Alasan mau beli nasi, motor malah tidak kembali

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pencanangan hidup 100% yang merupakan dari definisi dari Sadar, Sehat, Produktif, yang pada akhirnya masyarakat memilih hidup 100% bahagia tanpa narkoba, serta diharapkan dapat menjadi gerakan masal yang menjadi solusi Insfiratif bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kepala BNN Kota Prabumulih AKBP Ridwan SH menjelaskan tujuan dilaksanakan kegiatan yaitu untuk meningkatkan kemampuan penggiat anti narkoba khususnya di lingkungan masyarakat untuk mengetahui dan memahami P4GN.

“Melaui kegiatan ini, Ia berharap mampu menumbuhkan pemahaman, kesadaran dan peranserta masyarakat dalam upaya P4GN, guna menangkal segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungannya masing-masing,” katanya.

Dalam materi itu juga di jelaskannya, bahwa saat ini status Indonesia sudah menjadi Negara Darurat Narkoba. Untuk itu, pihaknya terus berupaya menggalakkan sumber daya seluruh komponen secara berkelanjutan untuk perangi narkoba.

“Dampat dari Narkoba sangat mengerika, karena dapat merugikan diri sendiri, keluarga, masyarakat maupun Negara,” jelasnya.

Ridwan juga berharap, para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan BNN sebagai pelopor untuk menggerakkan warga masyarakat berperan aktif dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba, sekaligus menjadi penggiat anti narkoba di lingkungan masing-masing.

Di akhir acara, kegiatan di isi dengan penyematan Pin keanggotaan, serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta.

Komentar

BACA JUGA