oleh

Angka Percerayan Di Pengadilan Agama Muara Enim Menurun Selama Masa Pandemi Covid-19

monopolisumselnews| Muara Enim – Angka percerayan tahun 2020 di Muara Enim menurun di banding tahun 2019 lalu.

Kepala Kantor Pengadilan Agama Muara Enim Drs Husaini SH MH yang di wakili oleh Drs Surtama Hadi, menjelaskan ada empat penyebab menigkatnya percerayan

“perselisihan maupun pertengkaran terus menerus, perjudian dan dan kasus hukum pidana, namun penyebab utama yaitu faktor Ekonomi yang hampir mencapai 50%,” jelas Hadi.

Pemerintah punya tanggung jawab besar dalam meredam tingginya angka percerayan, sampai saat ini kasus percerayan masi terus menerus terjadi dalam setiap tahunya.

# Baca Juga :  Juarsah Instruksikan PUPR Muara Enim Segera Normalisasikan Persawahan Yang di Hantam Banjir Bandang
# Baca Juga :  Tol Muaraenim – Palembang di Targetkan Rampung Juni 2020

“Berdasarkan data yang di sampaikan Surtama Hadi, di tahun 2019,
265 angka kasus cerai tolak, 740 angka kasus cerai gugat dan dispensasi kawin 120 kasus, dan di tahun 2020 ini kasus percerayan menurun 147 angka kasus cerai tolak, 544 angka kasus cerai gugat dan 211 dispensasi kawin, ” jelasnya.

Lebih jauh Surtama Hadi menjelaskan,
Banyak orang salah persepsi datang ke Pengadilan Agama semata mata untuk menceraikan, itu tidak benar.

“Kita lakukan mediasi terlebih dahulu kepada kedua suami istri dimana dengan adanya jalur mediasi yang kita lakukan ini tidak sedikit pula yang dispensasi kawin atau rukun kembali, itulah Pengadilan Agama, ada urusan Negara, ada juga urusan Akhirat dan kita tidak semata mata menceraikan orang tanpa alasan yang jelas,” ungkapnya.

Laporan : Beben

Komentar

BACA JUGA