oleh

Keroyok Pelajar Bersama Teman-teman, Pemuda Asal Tanjung Rambang Meringkuk di Jeruji Besi

monopolisumselnews| Prabumulih – Fenomena kasus kekerasan atau kasus penganiayaan di tengah kalangan remaja yang terjadi di wilayah Hukum Polres Prabumulih akhir-akhir ini sungguh sangat memprihatinkan

Padahal, semua pihak sudah tau bahwa apapun alasannya, kekerasan atau penganiayaan tidak bisa dibenarkan karena sudah termasuk dalam perkara Pidana, yang dapat merugikan diri sendiri maupun pihak lain.

Untuk itu, peran serta Orang Tua untuk mendidik atau mengarahkan anak-anaknya sangat di butuhkan dalam menyikapi kasus-kasus seperti ini.

Seperti halnya pemuda asal Desa Tanjung Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Kota Prabumulih bernama Rahmat Nur Efendi alias Pepeng (24).

Ia harus pasrah saat di gelandang oleh pihak kepolisian ke Polsek Prabumulih Barat lantaran melakukan tindak pidana pengeroyokan kepada seorang pelajar inisial RAP (17) yang merupakan warga Desa Lembak.

# Baca Juga :  Temukan Pelanggaran atau penyimpangan terhadap Proyek Pemerintah yang di kerjakan oleh Kontraktor, Kajari Prabumulih minta masyarakat cepat laporkan

Menurut informasi dari pihak kepolisian, peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di Taman Wonosari pada Kamis (06/02/2020) lalu sekira pukul 16.30 wib.

“Saat itu Korban sedang berada di Taman Wonosari, Tiba-tiba pelaku dan teman-temannya yang berjumlah 10 orang datang dan melakukan penganiayaan kepada korban, dengan cara memukuli korban menggunakan tangan secara bersama-sama, hingga mengakibatkan korban mengalami luka di bagian kepala,”

“Merasa di aniaya, korbanpun langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Prabumulih barat dengan nomor LP/B/ 26 / II/2020/SUMSEL/SEK PBM BARAT, 6 Feb 2020,” ungkap Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Suryadi melalui Kanit Reskrim Ipda Darmawan SH saat dikonfirmasi media ini, Rabu (21/10/2020).

# Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Masjid Baiturrahim, Wawako Prabumulih Minta Masjid di Makmurkan

Mursal menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan penyidikan, hingga akhirnya pelaku berhasil diringkus di wilayah Kelurahan Muara Dua.

“Pelaku berhasil kita ringkus diwilayah Kelurahan Muara dua, saat ini pelaku masih dalam proses introgasi oleh tim penyidik terkait rekan-rekan pelaku yang ikut dalam pengeroyokan tersebut,”

“Dalam perkara ini, pelaku bakal di jerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan,” pungkasnya.

Komentar

BACA JUGA