oleh

Satu Tahun Berlalu, Kasus Pencurian Dana Desa di Muara Enim Diduga Belum Temui Titik Terang.

monopolisumselnews| Muara Enim – Lebih dari Satu Tahun kasus Pencurian Dana Desa Tanjung Serian, Kecamatan Muara Enim diduga belum ada titik terang dari pihak berwajib.

Kepala Desa Tanjung Serian, Jhon Apriyadi Pada saat di Konfirmasi terkait kasus pencurian Dana Desa tersebut langsung merespon melalui Via Whatsapp, Rabu (04/11/2020).

Ia menjelaskan bahwa, setelah mendapatkan surat keputusan dari INSPEKTORAT dan PMD Muara Enim, pihaknya langsung melakukan Musyawara Desa (MUSDES) dan meminta pendapat langsung dari masyarakat terkait kasus hilangnya Dana Desa tersebut.

# Baca Juga :  Dana Desa Tanjung Serian Baru Saja Cair, Hilang Di Gondol "Maling" Didalam Mobil

“Kasus tersebut terjadi sebelum saya menjabat sebagai Kepala Desa, namun pada saat pelaksaanan musdes beberapa waktu yang lalu, lebih dari 70% masyarakat setuju, agar meminta kepada pihak Perangkat Desa ‘yang lama’ agar bertanggung jawab dan segera menganti uang yang hilang tersebut,” ujar jhon.

Selain itu juga dirinya berharap kepada aparat kepolisian agar serius dalam menangani kasus ini.

“Saya berharap kepada Aparat Kepolisian Polres Muara Enim agar benar benar serius dalam menangani kasus ini,” tegas Jhon.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Muara Enim Antoni Zulkarnain saat di konfirmasi oleh media ini beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan Pemeriksaa kepada yang bersangkutan (Perangkat Desa yang Lama, Red) dan meminta agar bertangung jawab serta harus menganti uang tersebut ke kas Desa.

“Memang ada dua kasus hilangnya Dana Desa, yaitu Desa Tanjung Serian dan Desa Gunung Megang Dalam, namun dalam kasus ini kita suda melakukan pemeriksaan di dua Desa tersebut, dan meminta agar mereka bertangung jawab dan harus mengembalikan uang tersebut ke Kas Desa,” ujarnya.

Ia juga menerangkan bahwa pihaknya ada batasan dalam melaksanakan tugasnya, dan hanya bisa sebatas memeriksa.

“Tugas kami sudah kami laksanaka dan kami juga ada batasan, tidak boleh melewati batas tersebut, selajutnya yang bersangkutan silakan menindaklanjuti ke aparat kepolisian, kami juga tidak tau apaka kasus ini Pidana atau Perdata, yang jelas eksekusinya bukan kami, itu Rana kepolisian,” beber Antoni.

Sempat di kabarkan sebelumnya, ADD Tahun 2019 tahap Dua senilai Rp.428.046.000 yang akan di rencanakan untuk pembangunan Jalan Setapak dan PAUD di Desa Tanjung Serian hilang di curi orang tak di kenal, pada Kamis (01/08/2019) lalu, sekitar pukul 11:45 WIB.

Pada saat itu, uang yang baru saja di tarik dari Bank Sumsel Babel dan di simpan dalam ransel warna hitam serta diletakkan dalam mobil, hilang di curi saat ditinggal makan di pondok ABC depan Taman Makan Pahlawan Muara Enim.

Kasus hilangnya Dana Desa tersebut sudah ditangi oleh pihak Kepolisian Resor Kabupaten Muara Enim. (TIM)

Komentar

BACA JUGA