oleh

Buron Todong Istri Polisi, Bandit Berambut Gondrong ‘KO’ di Hantam Timah Panas

-KRIMINAL-1.953 views

monopolisumselnews| Prabumulih – Setelah beberapa tahun menjadi Target Operaai (TO) Pihak Kepolisian Kota Prabumulih, Akhirnya Pelaku penodongan Istri seorang Anggota Polisi tertangkap.

Belakangan diketahui, pelaku tersebut bernama Askandar (33) yang tercatat sebagai warga Jalan Ramayana, Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

Ia diringkus oleh petugas ditempat persembunyiannya yang berada di Desa Peninjauan, tepatnya di SP 7, Trans Baru, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Menurut informasi dari pihak Kepolisian, aksi penodongan yang dilakukan pelaku terjadi di depan Perum GPI, Jalan Padat Karya, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih pada Selasa 24 juli 2018 lalu, sekira pukul 22.30 wib.

Pada saat itu, korban Elsa Veronica (44) yang merupakan istri dari Anggota Polisi sedang melintasi wilayah (TKP) dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat warna Merah dengan Nopol BG 6812 DAA miliknya, tiba-tiba di hadang oleh pelaku dan menodongkan senjata api rakitan kepada korban.

Setelah itu, pelaku menyuruh korban untuk berhenti, kemudian pelaku mengambil barang milik korban berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat warna Merah dengan Nopol BG 6812 DAA, uang Rp.3.500.000, Gelang emas 2,1 gram, cincin mawar 1 suku, cincin chanel 1 suku, Hp nokia 105, yang mengakibatkan korban mengalami kerugian materil sebesar Rp.21.500.000.

Tidak hanya itu, menurut hasil penyelidikan pihak kepolisian, Bandit berambut gondrong tersebut juga merupakan pelaku pencurian sepeda motor jenis Yamaha Jupiter Z warna biru hitam dengan nopol BG 6581 CM milik Dedi Rianto (44) warga Jalan Mayor Iskandar, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Barat, pada Rabu tanggal 05 Oktober 2016 lalu, sekira pukul 23.00 wib di kediamannya.

# Baca Juga :  Seorang Ibu di Prabumulih Lapor Polisi, Bangun Tidur Dapati "Burung" Suami Hilang, Ini Pelakunya

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH saat dikonfirmasi mengatakan, tersangka telah melakukan aksinya di dua tempat berbeda dengan nomor laporan LP/B/288/X/2016/SUMSEL/PBM/SEK PBM TIMUR, 06 Oktober 2016 dan LP/B/232/VII/2018/SUMSEL/PBM/SEK PBM TIMUR, 26 juli 2018.

“Ada dua kasus yang dilakukan tersangka, diantaranya melakukan pencurian sebuah motor milik bapak Dedi Rianto dan penodongan terhadap ibu Elsa Veronica,” ucapnya.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, saat diringkus di tempat persembunyiannya, pelaku sempat melakukan perlawanan dan berusaha ingin melarikan diri, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur, dengan cara menembak kaki sebelah kanan pelaku.

“Setelah berhasil dilumpuhkan, anggota juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah senjata api rakitan jenis revolver dengan 6 slinder yang digunakan pelaku saat melakukan aksi penodongan, beserta 3 buah amunisi kaliber 9 mm. Untuk itu, pelaku bakal dikenakan pasal berlapis dengan pasal 363 KUHP dan pasal 365 KUHP, sera melanggar Undang-Undang (UU) Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api,” bebernya.

Komentar

BACA JUGA