oleh

Empat Pegawai Rutan Prabumulih Masuki Masa Purna Bakti, Ini Pesan Kakanwil Sumsel ?

-PRABUMULIH-71 views

monopolisumselnews| Prabumulih – Pihak Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kota Prabumulih menggelar acara pelepasan Empat pegawai senior Rutan Kelas IIB Kota Prabumulih yang sudah memasuki masa Purna Bakti atau masa pansiun.

Acara perpisahan yang di lakukan di Aula gedung Rutan Kelas IIB Kota Prabumulih tersebut, di hadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ajub Suratman Bc IP SPd MSi, Rabu (11/11/2020).

Diketahui, Empat pegawai Rutan Kelas IIB Kota Prabumulih yang memasuki masa Purna Bakti adalah, Ermiadi S Sos yang menjabat sebagai Kasubsi pengelolaan, Iman Harnodi SH dengan jabatan Staf Kerohanian, Suhendik SH sebagai Staf Kemandiarian serta Septianto dengan jabatan terakhir menjadi Staf pengamanan.

Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Ajub Suratman Bc IP SPd MSi yang di dampingi oleh Kepala Rutan Prabumulih Reza Mediansyah Purnama Amd IP SH saat di bincangi awak media mengucapkan banyak terimaksih atas pengabdian dan loyalitas yang telah diberikan oleh ke empat Purna Bhakti selama menjalankan tugas di Rutan Klas II B Prabumulih.

“Kita mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada mereka purna bhakti yang selama ini sudah bekerja dengan baik. Saya juga berpesan jika masih ada kangen, silakan datang untuk melihat-melihat dan datang saja ke tempat kerjanya dulu. Pengabdian luar biasa hingga 30 tahun lebih luar biasa, keempatnya masih sangat sehat, ini harus di contoh para junior, ”aku Ajub.

# Baca Juga :  Promosi Jabatan, Kasubsi Pelayanan Rutan Prabumulih Yusuf Kamal SH naik pangkat menjadi Kasi Binadik di Lapas Sekayu

Masih kata Ajub, rata-rata pegawai rutan atau lapas di Sumsel kalau mau dipindah tugaskan keluar daerah pasti banyak alasan. Padahal jelas waktu diterima jadi PNS Kemenkumham, siap ditempatkan dimana saja.

“Ya, kalau ini kalau di Sumsel ini mau dipindahkan banyak alasannya mulai dari pengaturan orang tua yang sudah tua, jauh dari keluarga lah, tapi itu hal yang lumrah, bukan hanya di Sumsel aja. Ada lagi alasannya kagek dulu la Pak. Tapi walau mereka tidak mau dipindahkan, ternyata tidak menuntut jabatan,” candanya.

# Baca Juga :  [BREAKING] Langgar Perwako Prabumulih, Mobil Truck Bermuatan Alat Berat Kembali Tabrak Gapura Masuk Kota

Lebih lanjut Ajub membeberkan, kebanyakan penghuni rutan dan lapas di Sumsel adalah 60 persennya kasus narkoba. Tak hanya berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektur Jenderal, ternyata pegawai Kemenkumham Sumsel banyak yang melarang larangan ada 2019 dan masuk lima besar di Indonesia.

“Makanya saya ada program yakni itikap selama 3 hari untuk membenahi ahlak pegawai. Semua pegawai rutan dan lapas di Sumsel wajib mengikutinya goyangan jangan tersesat dan salah bergaul, yang membuat rugi dan keluarga,” pungkasnya.

Komentar

BACA JUGA