oleh

Tanah Longsor Kembali Terjadi di Ogan Ilir, Pengendara Diminta Lebih Wapada

monopolisumselnews| Ogan Ilir – Tanah Longsor kembali terjadi di Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (10/11/2020).

Kali ini, tanah longsor tersebut terjadi di Bahu Jalan penghubung Kecamatan Lubuk Keliat dan Kecamatan Muara kuang, tepatnya di bahu jalan masuk ke Desa Lubuk Keliat, yang bersebelahan dengan Sungai Ogan.

Bencana tanah longsor ini disinyalir disebabkan oleh curah hujan saat ini yang cukup tinggi, yang menyebabkan debit air Sungai Ogan naik dan membuat gerusan ke jalan tersebut.

Menurut pantauan dilapangan, terlihat sudah ada pemasangan tanda bahaya dan Police Line oleh Tim Polsek Tanjung Batu untuk menginformasikan kepada pengguna jalan yang akan melintas guna keselamatan pengguna jalan.

# Baca Juga :  Siap Mengawasi Jalannya Pilkada Ogan Ilir, Panwaslu Kecamatan Tanjung Batu Lantik 93 Anggota PTPS

Saat ini akses jalan masih bisa di lewati, baik kendaraan roda 2 ataupun roda 4, namun apabila tidak cepat ditanggulangi ditakutkan akses jalan akan semakin parah karena kondisi curah hujan saat ini cukup tinggi yang akan menyebabkan debit air sungai ogan akan semakin naik.

Kapolsek Tanjung Batu Akp. Mujamik Harun saat di konfirmasi menjelaskan bahwa memang benar telah terjadi tanah longsor di Desa Lubuk Keliat, yang menyebabkan akses jalan terganggu.

“Kami juga telah mengirimkan anggota ke lokasi untuk melakukan pengecekan disana serta memasang police line dan tanda bahaya guna memberi tahu pengguna jalan bahwa ada kerusakan jalan untuk keselamatan pengguna jalan” Ungkapnya.

# Baca Juga :  [BREAKINGNEWS] Peristiwa Berd4rah Kembali Terjadi, Kali Ini Warga Kelurahan Karang Raja Menjadi Korb4n Penusuk4n

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah dalam hal ini pemerintah desa lubuk keliat dan kecamatan lubuk keliat untuk segera melakukan laporan ke dinas PU Bina Marga Ogan Ilir dan Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan untuk menanggulangi akses jalan yang rusak tersebut,” Tukasnya.

Sampai saat ini jalan masih dapat digunakan, namun kami menghimbau untuk pengguna jalan untuk berhati-hati dalam berkendara karena kondisi jalan saat ini rawan akan kecelakaan.

Hingga berita in di terbitkan, akses jalan masih bisa di lalui warga untuk melakukan kegiatan sehari-hari, karna jalan ini merupakan akses utama warga dalam melakukan aktivitas.

Laporan : Edi Susanto

Komentar

BACA JUGA