oleh

Diduga Jadi Penadah Handphon Curian, Dua Penjual HP di IP Diamankan

-KRIMINAL-498 views

monopolisumselnews| Prabumulih – Kepolisian Sektor Prabumulih Barat mengamankan dua tersangka penadah sebuah Handphon yang diduga barang hasil curian.

Diketahui, dua tersangka yang di amankan pihak Kepolisian yaitu, Hendri (38) warga asal Jalan Perindustrian II, Lorong Serasi, Kebun Bunga Kecamatan Sukarami, Kota
Palembang dan Nofi Hardi (45) warga Jalan Musiraya, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako, Kota Palembang.

Diringkusnya kedua pelaku, merupakan hasil penyelidikan Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Darmawan SH terkait laporan dari korban Endang Susilowati (25) warga Jalan Bintar, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih dengan nomor LP/B/ 199 / X /2020/SUMSEL/SEK PBM BARAT, pada 20 Oktober 2020 lalu.

Dalam laporannya, korban menceritakan bahwa, pada saat menjaga toko Hanania Petshop Jalan Prof M. Yamin pada Hari Selasa 20 Oktober 2020 sekira pukul 13.00 wib lalu, tiba-tiba datanglah pelaku untuk berpura-pura untuk membeli makanan kucing.

Setelah itu, pada saat Korban sedang lengah, pelaku langsung mengambil 1 (satu) buah Handphone Merk Iphone X No. IMEI : 359410086749148 warna hitam yang diletakan di atas meja kasir, sehingga korban mengalami kerugian sebesar Rp. 16.000.000,- (enam belas juta rupiah).

Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Suryadi yang didampingi Kanit Reskrim Ipda Darmawan SH Mengatakan, setelah mendapatkan informasi bahwa tersangka dan barang bukti yang berada di Kota Palembang.

Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat langsungmengamankan tersangka Hendri yang saat itu sedang membuka konter HP di Lantai 1 Internasional Plaza (IP).

“Setelah berhasil diringkus, tersangka Hendri menerangkan bahwa barang bukti tersebut dibelinya dari tersangka Nofi Hardi. Selanjutnya Tim langsung mengamankan Nofri Hardi yang tak jauh dari lokasi diringkusnya Hendri,”

# Baca Juga :  Pura-Pura Beli Touchscreen di Counter, Pria Penjual Remot TV ini Malah 'Nyepai' HP

“Dan menurut pengakuan Nofi Handri, barang bukti tersebut di belinya dari orang yang tidak di kenal. Setelah itu kedua tersangka dan barang bukti dibawa dan diamankan ke Polsek Prabumulih Barat guna penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Saat ini, lanjutnya, kedua tersangka masih dalam proses pnyelidikan, dan apabila terbukti bersalah, para tersangka kita bidik dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan.

Komentar

BACA JUGA