oleh

Terkait Dugaan PT Servo Lintas Raya yang Cemari Sungai Tebu, Warga Desa Muara Lawai Datangi Kantor DLH Muara Enim

monopolisumselnews| Muara Enim – Masyarakat Desa Muara Lawai datangi
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muara Enim dan melakukan Mediasi terkait dugaan Limba Batu Bara PT Servo Lintas Raya yang cemari aliran Sungai Tebu (STB), Jum’at (22/01/2021).

Dalam Mediasi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir Kurmin MSi, Kepala Desa Muara Lawai Edi Wanseri, Ketua BPD, Humas PT Servo Lintas Raya Yayan, LPMD, Babinsa, BabinKhamtibmas dan toko Masyarakat Desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muara Enim Ir. Kurmin M.Si mengucapkan terima kasih kepada Perusahan dan warga Desa Muara Lawai yang sudah melakukan verifikasi kemudian sudah ada dari berita acara bebeberapa kesepakatan yang dilakukan oleh PT Servo di Kabupaten kota dan tetap lingkungan itu menjadi tanggung jawab kita bersama tetapi penyelesaian secara tuntas itu ada di provinsi kita dari hasil kualifikasi lapangan sudah kirim surat ke provinsi.

“Untuk menyelesaikan masalah karena kita tidak bisa mengintervensi Kabupaten dari hasil rapat berdasarkan berita acara dan kesepakatan dalam masyarakat melakukan peningkatan intensitas hujan perusahaan harus membuat drainase di sisi kiri kanan jalan. Kita tidak bisa memaksa perusahaan dan tidak bisa memaksa masyarakat”, ungkapnya.

”Kemudian Sesuai dengan kesepakatan antara warga dengan perusahaan kalau sudah sepakat sesegera mungkin di laksanakan kami mengharapan agar pihak perusahan dapat menyelesaikan permasalahan ini jangan sampai ke jalur hukum”, tegasnya.

Kepala Desa Muara Lawai Edi Wanseri menyikapi laporan masyarakat, terkait dugaan yang dimana air sungai tebu tersebut tercemari oleh batu bara yang berasal dari PT Servo Lintas Raya, agar dapat menyelesaikan permasalahan ini.

# Baca Juga :  Terkait Zona Merah, Dandim 0404 Muara Enim Bersama Polres Muara Enim Lakukan Sosialisasi Protokol Kesehatan

“Sampai sekarang perusahaan belum ada titik terang permasalahan dugaan pencemaran air sungai tebu dengan mediasi sekarang ini meminta kepada pihak perusahaan dapat menyelesaikan persoalan ini dengan adanya dugaan pencemaran limbah batu bara bahkan sampai sekarang masih tercemar oleh arang batu bara air sungai tebu”, Tegas Edi.

Sementara, perwakilan dari PT Servo Lintas Raya Yayan mengatakan bahwa pihak perusahaan terus berupaya melakukan yang terbaik di lapangan, yang mana air sungai tebu tercemar. Perusahaan perlu waktu dan secara teknis di lapangan sudah kami lakukan terhadap usulan masyarakat sudah kami sampaikan ke perusahaan dan kami akan melakukan pembuatan sumur Bor.

Laporan : Aldi S – Beben

Komentar

BACA JUGA