oleh

Gara-gara Saling Sindir, Petugas Tata Tertib Bentor Kalangan Tanjung Batu Nyaris Kehilangan Tangan Kiri

monopolisumselnews| Ogan ilir – Peristiwa berdarah kembali terjadi di kawasan Pasar Kalangan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Senin (01/03/2020).

Kali ini, seorang pria bernama Riduan (43) yang merupakan petugas lapak parkir dan tata tertib Becak Motor (Bentor) di area pasar (kalangan) Tanjung Batu mengalami luka bacok di lengan bagian kiri sehingga nyaris putus.

Belum diketahui pasti, penyebab awal terjadinya peristiwa tersebut, namun menurut beberapa warga dilokasi kejadian, bahwa korban sempat adu mulut dengan petugas penagih karcis Kalangan yang bernama Yayan (38) yang tak lain merupakan sepupu korban.

Saat di temui awak media, korban yang sempat dilarikan warga setempat ke Puskesmas Tanjung Batu menceritakan bahwa peristiwa tersebut bermula pada saat dirinya saling sindir dengan teman pelaku.

“Aku betugas sebagai tata tertib bentor pak, pas aq lagi ngatur lalu lintas bentor ado Dodok (Teman Pelaku, Red) dio betugas sebagai penagih karcis dikalangan. Dio nyindir aku dengan kato-kato kasar, laju ku tepis muko dio pake tangan, mungkin dio dak nerimo laju ngelapor samo bos dio Yayan sepupu kau dewek,” cerita Riduan kepada awak media.

Korban juga menceritakan, diduga pelaku Yayan naik pitam setelah mendapatkan laporan dari Dodok.

“Aku tau dio nyari aku tapi aku dak tau kalu dio bawak pedang. Pas ketemu, dio langsung ngayunkan pedang ngapak aku, reflek bae ku tangkis pake tangan kiri, setelah itu aku di bawa warga ke puskesmas,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjung batu Iptu Wempi manurung SH.,MH Melalui kanit Reskrim Polsek Tanjung Batu Iptu Herman saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat ini petugas sedang melakukan pengejaran pada tersangka.

# Baca Juga :  Disinyalir Hampir Tidak Mempunyai Tanggung Jawab Sosial Kemasyarakatan, CSR PT. KAI 'Gelap' di Tengah Masyarakat Daerah Pinggiran Setasiun Kereta Api Prabumulih

“Saat ini kita masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, dan masih dalam proses penyelidukan, sedangka untuk pelaku utama masih dalam proses pengejaran,” terangnya.

Laporan : Edy S – Juliansyah

Komentar

BACA JUGA