oleh

HKI Sebut Bangunan Box Underpas Pedestrian Sudah Sesuai Prosedur dan Desain

monopolisumselnews| Ogan Ilir – Menanggapi berita yang sempat beredar Senin (01/03/2021) tentang kisruh permasalahan Desain Box Pedestrian Proyek Tol Trans Sumatra ruas Indralaya – Muara Enim seksi Indralaya – Prabumulih yang sempat beredar tidak sedap.

Pihak HKI menegaskan, pemberitaan tersebut keliru dan tidak benar, serta pihak HKI juga melakukan klarifikasi langsung ke pihak media tentang permasalahan tersebut.

Bertempat dikantor HKI Ruas Tol Indralaya – Prabumulih Tim Monopolisumselnews melakukan investigasi langsung dan diterima oleh perwakilan yang di tunjuk HKI.

Salah seorang perwakilan Pihak HKI yang enggan di sebutkan namanya itu menjelaskan “Kalau ruas jalan yang sedang dalam tahap pengerjaan box Underpass Pedestrian (bukan fly over) seperti yang diberitakan sebelumnya, dan bukanlah berfungsi untuk pengganti jalan penghubung antar Provinsi maupun Kabupaten, melainkan jalan menuju kebun warga setempat.

Hal itu tertuang dalam berita acara kesepakatan crossing jalan tol dari dinas PUPR, dan lokasi Box Underpass itu sendiri berada di Desa Suban baru Kecamatan Kelekar STA 27+763.

“Jadi sama sekali bukan wilayah Desa Tanjung Lalang Kecamatan Payaraman seperti yang diberitakan sebelumnya. Pada intinya pelaksanaan sudah sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku,” tungkasnya, Selasa (02/03/2021).

Pihak HKI Juga berharap kemasyarakat untuk tetap tenang dan bersabar dalam pembangunan jalan tol tersebut, nantinya semua masyarakat akan menerima hasil yang lebih bermanfaat setelah pembangun Tol tetsebut rampung.

“Biarkan kami bekerja sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan dalam prosedur dan aturan. Dan kami juga berharap masyarakat tidak ikut terpengaruh apalagi melakukan hal-hal yang merugikan dan tidak berfaedah,” kata dia.

# Baca Juga :  Gambo Muba Sukses Dongkrak Perekonomian Keluarga

Sementara, Kades Suban Baru, Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim, Ferry saat di hubungi via telepon membenarkan bahwa pembangun Blok Pendestrian tersebut termasuk di wilayah Desa mereka.

“Benar bahwa itu wilayah desa kami ,kami juga berharap agar proyek ini berjalan lancar tanpa ada hambatan sehingga masyrakat desa kami bisa menikmati fasilitas jalan yang merupakan urat nadi perekonomian kami,” terangnya.

Laporan : Edy S – Juliansyah

Komentar

BACA JUGA