oleh

Hela Nafasmu Bangkitkan Gairahku

monopolisumselnews| Ogan Ilir – Menjadi orang tua tidaklah sulit, apalagi mempunyai anak yang masih di bawah umur 7-tahunan.

Disinilah letaknya kebijakan kedewasaan kita sebagai orang tua. Jangan kita racuni fikiran mereka dengan hal-hal yang tak mampu mereka lakukan.

Berikanlah mereka kesempatan untuk menikmati masa-masa bahagia mereka, biarkan mereka menikmati apa yang ada di dalam gejolak hati mereka, tampilkan hal positif ke mereka(anak).

Dunia ini masih milik mereka, mereka tidak mengerti apa yang namanya dosa. Bagi mereka kebahagiaan adalah hal kepuasan tersendiri.

Kalau-pun di dalam ke-seharian yang mereka lakukan, kita anggap menyalahi aturan hidup, maka disinilah kita sebagai orang tua bisa mengambil sikap yang arif dan bijaksana.

Ingat !, anak adalah anugerah atau titipan sang pencipta yang mampu buat kita bahagia.

Berapa banyak pasangan di dunia ini yang mengharapkan kehadiran si buah hati yang sangat mereka idam-idamkan.

Ada kalanya, mereka lakukan apapun demi kehadiran sibuah-hati, berapapun biayanya mereka sanggup lakukan demi satu kata ” SI-BUAH HATI”.

Miris, ketika di kehidupan sehari-hari yang kita hadapi masih ada sebagian orang tua yang masih melibatkan persoalan pribadinya ke anak-anak. Seolah-olah anak memang tempat untuk meluapkan amarah pribadi.

Adalagi, saat anak kita yang masih mempunyai nenek atau kakek, merekapun tampil ambil bagian dalam pembentukan karakter si anak, dengan alasan rasa sayang yang membuat bertambah pula terbentuknya karakter mental yang tidak membangun di diri jiwa si anak.

Semoga dengan opini ini, kita sebagai orang tua, bisa lebih bersikap bijaksana dalam pembentukan karakter yang positif bagi tumbuh kembang-nya si anak.

# Baca Juga :  KPK RI Periksa Dinas PUPR Ogan Ilir, Ada Apa?

Jangan sampai ada penyesalan dikemudian hari menyangkut apa yang dilakukan anak kedepanya, apabila hal negatif ada pada di diri si Anak kelak.

Syukuri, nikmati, biarkan mereka bahagia dengan dunia-nya. Ajarkanlah hal-hal positif ke mereka (anak).

Penulis : Juliansyah

Komentar

BACA JUGA