oleh

Terkait Gedung Puskes Terbengkalai di Sungai Medang, Anggota DPRD Prabumulih Feri Alwi Minta Pemerintah Kelurahan Berperan Aktif

monopolisumselnews| Prabumulih – Terkait Kelurahan warga Sungai Medang, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih tentang tidak adanya Fasilitas Kesehatan yang optimal di wilayah mereka dan mereka juga meminta pihak-pihak terkait untuk kembali mengaktifkan Eks Gedung Puskesmas yang ada di wilayah itu, menjadi perhatian khusus oleh salah satu Anggota DPRD Kota Prabumulih, Feri Alwi.

Ia mengakatan, sebenarnya keluhan masyarakat terkait hal tersebut tidak akan terjadi, jika saja pihak dari Pemerintah Kota Prabumulih terkhususnya Dinas Kesehatan Kota Prabumulih cepat tanggap jika ada Aset yang terbengkalai.

“Sangat di sayangkan, padahal kita selalu mengingatkan Pemerintah Kota agar segera dimanfaatkan jika ada aset-aset. Dan terkait Puskesmas di wilayah itu yang saat ini terbengkalai, kita akan mendesak pihak Pemerintah Kota dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk segera di Fungsikan. Karena jika tidak segera di Fungsikan Aset tersebut jadi mubazir, apalagi ini untuk pelayanan kepada masyarakat,” terangnya saat di bincangi media ini

Untuk diketahui, dalam pemberitaan sebelumnya, Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya tidak mengetahui bahwa di wilayah Kelurahan Sungai Medang mempunyai Aset Pemerintah Kota Prabumulih yang terbengkalai, dan beliu berupaya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.

“Sebernya di wilayah itu kan ada pemerintahan Desa maupun Kelurahan, seharusnya merekalah yang berperan aktif untuk melaporkan itu. Ya Walikota Prabumulih tidak bakalan tau kalau tidak ada laporan dari pihak kelurahan. Kan yang tau wilayah kan mereka,” ucap Politisi Partai PAN yang juga merupakan anggota Komisi I DPRD Kota Prabumulih itu.

Semestinya lanjut dia, Pemerintah Kelurahan setempatlah yang harusnya berperan aktif untuk mengajukan itu di dalam musrembang Kelurahan setiap tahunnya.

# Baca Juga :  Heboh, motor ini tiba-tiba terbakar di jalan angkatan 45 sontak jadi tontonan warga

“Merekalah yang tau situasi dan kondisi masyarakat di sana dan apa kebutuhan masyarakat di sana,” tukasnya.

Sementara itu, Lurah Sungai Medang, Dedi Arman saat dikofirmasu media ini melalui Telpon, membenarkan bahwa di wilayah Kelurahan Sungai medang terdapat Puskesmas Pembantu (Pustu) yang memang terbengkalai sejak Pemerintah Kelurahan Sungai Medeng masih di bawah kepemimpinan Pemerintahan Desa.

“Memang di wilayah sungai medang ada Postu yang Bisa dikatakan terbengkalai, tapi itu sudah terbengkalai sejak di sini masih bersetatus Desa, sudah lama,” ucapnya.

Meski demikian, dikatakan Dedi, untuk fasilitas kesehatan ataupun pelayanan kesehatan, untuk masyarakat setempat, di wilayah tersebut masih mempunyai dua Polindes dan satu Postu.

“Memang benar gedung Postu itu tidak di fungsikan lagi, tapi kalau untuk pelayanan masyarakat, kita masih ada dua Polindes dan satu Postu. Dan itu bertempat di Perumnas Sungai medang, jadi Polindes dan Postu itu mereka masih satu gedung,”

“Namun kalau untuk pelayanan kesehatan terhadap masyarakat masih Optimal atau tidak ada kendala di sani. Bisa dikatakanlah postu itu pindah, yang sebelumnya di sana, sekarang pindah di Perumnas Sungai medang. Dan untuk mekaanisme pelayanannya silahkan kordinasi dengan pihak Puskesmas Cambai,” terangnya.

Ditegaskan Dedi, Pihak Kelurahan Sungai Medang sudah berulang kali berupaya mengajukan pustu yang terbengkalai itu untuk difungsikan kembali, namun memang sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut.

“Itu sudah kita ajukan dalam musrembang pak ke Dinas Kesehatan, mulai dari tahun 2019 dan 2020. Tapi memang belum ada informasi kalu bangunan itu balakal di fungsikan kembali. Dan menurut saya bangunan itu tidak layak lagi kalu hanya di renofasi. Jadi bisa dikatakan harus bangun ulang, karna gedung itu memang sudah benar-benar tidak layak lagi,” kata dia.

# Baca Juga :  May4t Pemuda Tanpa Identitas di Kios Pasar Sayur Eks SMK N 1 Muara Enim, Ternyata Warga Prabumulih?

Saat ini, lebih lanjut Dedi menerangkan, pihak Kelurahan sedang mengusahakan di wilayah bangunan itu berdiri bakal di bangun Istalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) bantuan dari Kementrian melalui Pihak Pemerintah Provinsi.

“Isnya Allah nanti di sana bakal ada bangunan yang bermanfaat untuk masyarakat setempat, namun tidak menggangu Gedung itu jika memang gedung tersebut akan difungsikan kembali,” pungkasnya.

Komentar

BACA JUGA